Kerbau Lereng Merapi Jadi Primadona Kurban, Pembeli dari Pantura Serbu Pasar Muntilan
METROJATENG.COM, MAGELANG — Tidak hanya sapi dan kambing yang menjadi incaran jelang Iduladha, kerbau dari lereng Gunung Merapi di Kabupaten Magelang kini tengah menjadi hewan kurban favorit, terutama bagi warga pesisir Pantai Utara (Pantura). Menjelang hari besar kurban, permintaan kerbau melonjak drastis hingga membuat para pedagang kewalahan memenuhi stok.
Para pembeli dari daerah seperti Purwodadi, Demak, Kudus, dan Pati berebut mendapatkan kerbau kualitas terbaik yang dikenal sehat dan kuat, dengan harga berkisar Rp20 juta hingga Rp35 juta per ekor. Setiap pasar tradisional Jawa, terutama pada hari pon dan kliwon, bisa disaksikan puluhan kerbau siap dijual, bahkan mencapai 20 ekor per hari.
“Satu bulan terakhir hampir 50 kerbau sudah saya kirim ke Pantura. Mereka memang punya tradisi khusus untuk kurban pakai kerbau,” ungkap Supangat, pedagang asal Ngemplak Boyolali, saat ditemui di Pasar Hewan Muntilan.
Menurut Supangat, tahun ini permintaan jauh lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, dan kerbau menjadi pilihan utama karena persaingan jual sapi cukup ketat. “Kalau sapi, pedagang lain juga banyak, tapi kerbau ini jadi primadona,” tambahnya.
Pasar Hewan Muntilan yang terletak strategis di jalur utama Magelang-Yogyakarta makin ramai dengan aktivitas jual beli hewan ternak jelang Iduladha. Peningkatan penjualan ini diperkirakan akan terus meningkat hingga pekan terakhir sebelum hari raya.
Untuk menjaga kesehatan dan kualitas hewan kurban, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang menurunkan tim khusus yang akan melakukan pemantauan selama masa transaksi berlangsung. Kepala UPTD Puskeswan Kabupaten Magelang, Prasetyo Nugroho, memperkirakan puncak pembelian akan terjadi pada 2 dan 4 Juni 2025, bertepatan dengan pasaran kliwon dan pahing.
Menariknya, pasar hewan ini juga menjadi tempat pembelian sapi jumbo oleh Presiden Prabowo. Sapi jenis limosin seberat 100 kilogram itu akan dijadikan hewan kurban di Masjid Agung Jawa Tengah An Nur Kabupaten Magelang.
Tradisi unik dan tingginya minat akan kerbau dari lereng Merapi ini semakin menegaskan betapa kaya dan beragamnya budaya kurban di Indonesia, sekaligus menjadi berkah tersendiri bagi para peternak lokal.
Comments are closed.