Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pameran Lukisan Misterius Nelson Ferreira Hadir di Borobudur

METROJATENG.COM, MAGELANG – Borobudur kembali menjadi panggung seni dunia. Seniman asal Portugal, Nelson Ferreira, mengguncang jagat seni rupa dengan pameran bertajuk Nyawiji: The Unity yang dibuka melalui Pop Up Exhibition di Lalitavistara Restaurant, Borobudur Cultural Center pada akhir pekan kemarin Pameran utama akan berlanjut awal September 2025 di Museum Borobudur, Kampung Seni Borobudur.

Bukan lukisan biasa yang ia tampilkan. Karya Nelson seolah hidup, warna dan bentuknya berubah-ubah tergantung sudut pandang serta cahaya yang digunakan. Dengan bantuan senter ponsel, penonton bisa menyaksikan pancaran warna cokelat, hitam, hingga perak yang tersembunyi dalam kanvasnya.

Uniknya, Nelson melukis di dalam kegelapan menggunakan teknik rahasia bernama PlatiGleam. Teknik itu ia kembangkan sejak pameran di Biara Batalha, Portugal, situs warisan dunia UNESCO. “Saya ingin menghadirkan sesuatu yang mistis, seolah datang dari dunia lain,” ujarnya.

Menurut Nelson, gagasan PlatiGleam justru lahir dari kebiasaan menulis ide-ide acak setiap pagi selama berbulan-bulan. Dari catatan bawah sadar itulah, tercetus inspirasi yang kini ia wujudkan di kanvas, lebih sering di atas sutra halus, dengan sprayer dan bahan kimia yang hanya memperlihatkan wujud setelah kering.

Meski karyanya berangkat dari eksperimen, Nelson menyebut Borobudur dan candi-candi lain di Jawa sebagai sumber energi terkuat. Tiga tahun lalu, saat pertama kali mengunjungi Candi Sewu, ia mengaku mendapat “kilatan visual” yang membuatnya seakan melihat puluhan lukisan dalam sekejap.

“Borobudur megah dan penuh wibawa, Prambanan fantastis, dan Sewu berbicara langsung kepada saya,” ungkapnya.

PT Taman Wisata Borobudur menilai pameran ini sebagai bagian dari program Twin World Heritage antara Borobudur dan Biara Batalha, yang bukan hanya soal destinasi, tetapi juga pertukaran budaya.

Sementara itu, seniman lokal Borobudur, Umar Chusaeni, menilai karya Nelson sebagai bentuk kreativitas yang patut diapresiasi. “Setiap seniman punya rahasia. Justru itu yang membuat orang penasaran. Yang jelas, ini bagus untuk Borobudur dan promosi internasional,” katanya.

Dengan teknik PlatiGleam yang penuh misteri, Nelson Ferreira tidak hanya menghadirkan lukisan candi. Ia juga membuka ruang renungan tentang seni, spiritualitas, dan keindahan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

Comments are closed.