Anaknya Selamat Dari Keracunan, Ibu Ini Ungkapkan Apresiasi Terhadap Polres Klaten
METROJATENG.COM, KLATEN – Tindakan cepat dan sigap dari aparat Polres Klaten dalam menangani insiden keracunan massal di Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, mendapat apresiasi dari warga. Salah satu orang tua korban, Kartiyem, mengaku sangat bersyukur anaknya, Insan Tri Nugroho (10), berhasil diselamatkan setelah mengalami gejala keracunan usai menyantap makanan dari acara halal bihalal.
“Terima kasih banyak kepada bapak-bapak polisi. Anak saya bisa selamat berkat bantuan cepat mereka. Ini cobaan bagi kami, semoga anak saya segera pulih,” ungkap Kartiyem penuh haru.
Insiden bermula pada Sabtu (12/4/2025) lalu, ketika Kartiyem dan suaminya, Murtono, menghadiri acara halal bihalal yang diselenggarakan di desanya. Mereka menerima bingkisan makanan yang dibagikan kepada para tamu. Makanan tersebut kemudian disantap bersama anaknya di rumah usai menonton pertunjukan wayang kulit.
Tak lama setelah makan, Insan mengalami gejala mual, muntah, dan demam. Khawatir akan kondisi anaknya, Kartiyem segera membawanya ke Posko Darurat di Dukuh Bendungan, tempat beberapa warga lain juga mengeluhkan hal serupa.
Menanggapi laporan warga, Polres Klaten bergerak cepat dengan mengevakuasi para korban ke RS Bagas Waras untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih intensif. Hingga kini, aparat masih mendalami penyebab keracunan massal tersebut.
Kasi Humas Polres Klaten, AKP Nyoto, menyatakan bahwa pihaknya tengah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BPBD, dan sejumlah relawan. Mereka melakukan pendataan korban, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengambil sampel makanan untuk dianalisis di laboratorium.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan yang maksimal. Selain itu, proses investigasi terus dilakukan secara transparan untuk mengungkap penyebab pasti dari kejadian ini,” jelas AKP Nyoto.
Dari data terbaru, korban terdampak keracunan di acara halal bihalal Desa Karangturi, total ada 160 orang dan 44 diantaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit dan satu warga meninggal dunia.
Comments are closed.