Kampanye Liburan Minim Sampah, Perayaan Tahun Baru di Semarang Diminta Gunakan Atribut Ramah Lingkungan
METROJATENG.COM, SEMARANG – Menjelang perayaan Tahun Baru 2025, Pemkot Semarang mengkampanyekan ‘Liburan Minim Sampah’, dimana dalam perayaan tahun baru, para pelaku usaha di Kota Semarang diminta untuk menggunakan dekorasi ataupun atribur yang ramah lingkungan. Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) tentang pengendalian sampah selama perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, langkah strategis ini dilakukan guna mendorong kesadaran masyarakat dan para pelaku usaha untuk mengurangi dampak lingkungan akibat lonjakan aktivitas selama liburan.
“Kampanye ini mengedepankan slogan Liburan Minim Sampah. Masyarakat kita ajak untuk membawa peralatan makan dan minum yang dapat digunakan kembali serta mengurangi limbah makanan saat jajan,” terangnya.
Harapannya, langkah ini tidak hanya meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung Kota Semarang, tetapi juga membangun budaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dimana pengelolaan sampah mencakup dua kegiatan utama, yaitu penanganan sampah (kumpul, angkut, buang) dan pengurangan sampah (pemilahan, pembatasan, pendaurulangan, penggunaan kembali).
“Kita ingin masyarakat memahami bahwa pengelolaan sampah dimulai dari diri sendiri, dengan cara memilah dan mengurangi sampah yang dihasilkan,” jelas Wali Kota.
Sementara itu dalam surat edaran tertera ketentuan antara lain, masyarakat dan pelaku usaha di Kota Semarang dihimbau untuk menghindari penggunaan plastik sekali pakai, menggunakan dekorasi dan atribut yang ramah lingkungan, memilah sampah berdasarkan jenisnya, terutama di lokasi umum seperti tempat ibadah, wisata, dan rest area, menyediakan fasilitas khusus untuk pengumpulan sampah terpilah, seperti sisa makanan dan kemasan plastic, serta mengutamakan konsep Less Waste Event untuk semua acara perayaan.
Comments are closed.