Kompak! Para Bacalon PDI Perjuangan Gelar Sosialisasi Bersama
Pilkada Banyumas 2024
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Para bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati PDI Perjuangan Banyumas kompak menggelar sosialisasi bersama. Dengan difasilitasi oleh DPC PDI Perjuangan Banyumas, mereka diberikan kesempatan untuk memperkenalkan diri serta menjalin keakraban dengan pengurus PAC hingga ranting.
Sosialisasi yang berlangsung di kantor DPC PDI Perjuangan Banyumas, Rabu (3/7/2024) sore merupakan putaran terakhir, setelah sebelumnya mereka menggelar kegiatan serupa di dapil 2, 3, 4, 5 dan 6.
Ketua PDC PDI Perjuangan Banyumas, dr Budhi Setiawan menyampaikan, para bacalon bupati maupun wakil bupati, selain populer, juga harus menyiapkan amunisi. Dan yang lebih penting dari semua itu, semuanya baik bacalon maupun kader PDI Perjuangan harus turun ke bawah.
“Sebagaimana pesan Ibu Megawati, kader harus turun ke bawah, harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi bagi persoalan yang ada di masyarakat. Sehingga kader PDI Perjuangan dicintai oleh masyarakat, jika sudah cinta, kemanapun pergi, tidak akan lari dukungan dari mereka”, tuturnya.
Ketua DPC yang juga bacalon wakil bupati ini mengatakan, ke depan pihaknya akan menekankan pendidikan politik yang sebenarnya kepada jajaran pengurus.
“Pendidikan politik harus ditekankan, ideologi harus dibangun, kita mantapkan perjuangan bersama, raih kemenangan bersama. PDI Perjuangan harus solid, sehingga bisa meraih kemenangan dan tidak mengecewakan para pendukung”, ucapnya.

Raih Kemenangan Bersama
Sementara itu, dalam paparannya, bacalon bupati Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa tidak ada yang pasti dari rekomendasi, meskipun sudah yakin 99%, namun yang 1% adalah kuasa Tuhan. Dan untuk mendapatkan rekomendasi, para bacalon minimal harus memiliki 5 hal, yaitu popularitas, elektabilitas, isi tas, spiritualitas dan loyalitas.
“Jangan lupa komitmen bacalon untuk memberikan 28 motor kepada PAC begitu mendapatkan rekomendasi. Sehingga bacalon harus memiliki isi tas, uang memang bukan segalanya, tetapi tanpa uang tidak akan jalan”, ungkapnya.
Bacalon bupati Erna Sulistiowati mengatakan, ajang silaturahmi ini mendekatkan para bakal calon sehingga menjadi lebih akrab. Erna menyatakan, keputusannya untuk maju sebagai bacalon bupati, bukan karena ingin bersaing dengan Sadewo. Namun, semata karena adanya dorongan keterwakilan perempuan dan untuk meningkatkan elektabilitas, maka ia yang semuka berniat mencalonkan sebagai wakil bupati, akhirnya memilih sebagai calon bupati.
“Setelah 5 hari bersama, membangun komitmen bersama, maka nantinya siapapun yang mendapatkan rekomendasi, harus bersama-sama kita dukung. Kader PDI Perjuangan harus tegak lurus, jangan ada dendam, jangan jadi pengkhianat, karena yang kita perjuangkan adalah jangan sampai PDI Perjuangan kelihangan kursi bupati dan wakil bupati, setelah 10 tahun kita menempatinya”, ucap istri dari mantan bupati Banyumas, Achmad Husein ini.
Sementara itu, bacalon wakil bupati Sardi Susanto menyampaikan pesan agar kader PDI Perjuangan mengawal hingga ke TPS, untuk memastikan pemilih datang dan menyalurkan hak pilihnya. Bacalon wakil bupati, Purwadi Santosa mengungkapkan tentang pentingnya meraih kekuatan politik dan pemerintahan, sehingga seluruh amanah politik dalam diwujudkan. Bacalon wakil bupati, Iwan Mujianto menegaskan, bahwa siapapun yang mendapatkan rekomendasi harus didukung dan jika ia mendapatkan rekom, maka Iwan berjanji akan memberikan seluruh gajinya sebagai wakil bupati untuk PAC-PAC.
Comments are closed.