Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Triwulan Pertama, Investasi di Jateng Naik 19 Persen

0

METROJATENG.COM, SEMARANG – Pada triwulan pertama Tahun 2024 ini, capaian investasi di wilayah Jawa Tengah (Jateng) meningkat hingga 19 persen jika dbandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sampai dengan triwulan pertama, nilai investasi yang masuk mencapai Rp 15,167 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng, Sakina Rosellasari mengatakan, ppihaknya optimistis, mampu mencapai target realisasi investasi yang diberikan BKPM RI sebesar Rp 77,43 triliun, pada akhir 2024. Ia memaparkan, pada triwulan I 2024 penanam modal dalam negeri mendominasi investasi di provinsi ini.

“Triwulan pertama, investasi di Jateng meningkat sampai 19 persen. Peningkatan investasi tersebut mampu menyerap sebanyak 78.204 tenaga kerja”, jelasnya, Senin (6/5/2024).

Lebih lanjut Sakina menjelaskan, dalam Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 9,313 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp 5,854 triliun. Sementara, jumlah proyek yang dibuat mencapai 13.927 unit, dengan serapan tenaga kerja 78.204 orang.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama 2023, realisasi PMA naik 2,66 persen. Sementara realisasi investasi PMDN naik 15,98 persen. Adapun, total realisasi di triwulan I 2023 mencapai Rp12,78 triliun, sementara pada 2024 periode sama mencapai 15,67 triliun.

“Kami optimis targetnya tercapai. Ini menunjukkan gairah investasi yang luar biasa. Kami harapkan juga dengan berbagai kegiatan investasi, relokasi industri di Jateng, serta layanan prima, akan semakin mempercepat investasi di jateng. Melalui investasi ini akan meningkatkan perekonomian, mengurangi pengangguran, dan mengurangi kemiskinan”, tuturnya.

Kemudahan

Sakina mengatakan, kenaikan investasi tersebut tidak terlepas dari berbagai kemudahan yang diberikan Pemprov Jateng untuk menarik investor. Di antaranya, dengan layanan call center, maupun layanan temu muka pada kantor DPMPTSP, serta 33 Mal Pelayanan Publik (MPP) yang tersebar di seluruh kabupaten/ kota se-Jateng.

Meski kini, layanan investasi semakin dimudahkan dengan Online Single Submission (OSS), layanan temu muka juga masih dilakukan. Ini ditujukan bagi calon investor yang ingin mengajukan pertanyaan terkait investasi di Jateng.

“Insentifnya ada sesuai kewenangannya (provinsi) insentif untuk pajak kendaraan dan pajak air permukaan, sesuai Pergub 37 dan 38 tahun 2023”, jelasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.