Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Irwan Hidayat, Penggiat Seni Budaya dan Para Pengusaha Targetkan Semarang Sebagai Pintu Masuk Wisata Jawa Tengah

Kota Semarang Sangat Cocok Sebagai Kota Investasi Yang Paling Baik

0

METROJATENG.COM, SEMARANG– Melestarikan dan menjaga kebudayaan daerah khususnya kota Semarang menjadi tanggung jawab setiap warga negara. Pasalnya dengan melestarikan budaya yang ada di kota Semarang akan menjadikan kota Semarang sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara maupun lokal untuk mengunjungi tempat wisata di Jawa Tengah.

“Sebagai ibukota provinsi Semarang memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi  pusat kebudayaan, karena Semarang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa banyak, baik wisata religi, pegunungan, laut dan beragam budaya seperti wayang orang baik dari Jawa maupun Tionghoa, Arab dan wisata kuliner yang sangat lengkap,” tutur Direktur Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat saat melihat langsung pagelaran wayang on the Street ke 13 di Oudetrap Theatre Kota Lama Semarang, Jumat (8/9) malam.

Irwan Hidayat dibuat tertawa, melihat kelucuan pagelaran wayang orang yang digelar di ruang terbuka dan dipadati ratusan pengunjung kawasan kota lama. Gelak tawa  menghiasi pentas wayang yang menampilkan lakon “Bagong Kawin “yang dibawakan para seniman Wayang Orang Ngesti Pandowo Semarang.

Bersama Pemain – Karena kecintaannya terhadap wayang orang, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat berfoto bersama dengan para pemain wayang orang ” Bagong Kawin”. (tya)

 

“Sejak kecil saya suka melihat wayang orang bersama neneknya, apalagi kalau yang tampil para Punakawan yang lucu-lucu di Ngesti Pandowo.Namun kalau Buta Cakil yang tampil saya biasanya akan Nangis,” tutur Irwan.

Sebagai warga asli Semarang Irwan sangat bangga , karena masyarakat kota  Semarang  mampu memelihara  dan melestarikan kesenian wayang orang yang sudah banyak ditinggalkan anak muda. Namun dengan pagelaran ini terbukti masyarakat kota Semarang sangat mencintai wayang orang, sehingga Wayang Orang Ngesti Pandowo yang berdiri pada 1 Juli 1937 mampu bertahan hingga saat ini, dan kini mulai digemari oleh para milenial. 

Beragamnya budaya di kota Semarang, menjadi target para pegiat seni, budayawan dan para pengusaha termasuk  Irwan Hidayat, untuk menjadikan Semarang kota Tujuan Wisata. Artinya Semarang menjadi pintu masuk para  wisatawan asing maupun lokal, mengingat potensi Semarang sangat luar biasa.

“Saya sebagai pengusaha, tempat investasi yang paling baik adalah Semarang. Alasannya Semarang tidak hanya terkenal dengan sebagai kota budaya dan kota kuliner, tetapi juga sebagai kota industri, kota sejarah, kota wisata religi , kota pendidikan dan lainnya,” ungkap Irwan.

Pada kesempatan tersebut Irwan Juga memberikan bantuan mix dan sound system kepada grub wayang orang Ngesti Pandowo. Bantuan ini diberikan, karena saat menonton wayang orang, mix tiba-tiba mati sehingga suara tidak terdengar .(tya)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.