Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Bank Indonesia Luncurkan Buku Sejarah BI Semarang

0 363

 

METROJATENG.COM, SEMARANG – Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jateng mekuncurkan sekaligud mekakukan bedah buku Sejarah dan Heritage Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah berjudul “Semarang sebagai Simpul Ekonomi: Bank Indonesia dalam Dinamika Perekonomian Jawa Tengah” di Ruang Lokapala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah. 

Hadir sebagai narasumber yakni Prof. Drs. M. Nasir, AK., M.S.Si, Ph.D, Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia, dan Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyo Guru Besar Sejarah Universitas Diponegoro yang keduanya hadir sebagai penanggap, serta Prof. Dr. Wasino. M.Hum, Guru Besar Sejarah Universitas Negeri Semarang selaku salah seorang penulis. Selain itu, turut hadir Direktur Bank Indonesia (BI) Institute,  Arlyana Abubakar, selaku perwakilan pimpinan dari BI Institute yang menginisiasi penyusunan buku sejarah dan heritage Bank Indonesia di 16 Kantor Perwakilan Bank Indonesia.

 BI Institute selaku inisiator menyampaikan bahwa buku ini akan didiseminasikan secara free baik dalam bentuk cetak maupun digital yang bisa diakses melalui minisite BI Institute yang link-nya ada di website Bank Indonesia.  

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah,  Rahmat Dwisaputra menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penyusunan buku sejarah Bank Indonesia Semarang yang disusun bersama dengan akademisi dan kolaborasi dengan pihak-pihak terkait. 

“Dengan ditorehkannya sejarah perkembangan peran dan kontribusi Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menjadi sebuah buku yang komprehensif, diharapkan dapat menjadi sebuah prasasti yang mampu bercerita mengenai kinerja Bank Indonesia Jawa Tengah terhadap dinamika pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Jawa Tengah dari masa ke masa,” jelas Rahmat Dwi Saputra.. 

Penyusunan buku sejarah BI Semarang ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan melestarikan institutional memory Bank Indonesia. Hal ini mengingat bahwa institutional memory tidak hanya merupakan kenangan rangkaian sejarah, melainkan bagian dari kekayaan intelektual sebuah organisasi.

Buku ini bercerita mengenai bagaimana sejarah panjang fungsi dan peran besar dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah sejak masa De Javasche Bank hingga masa kini. Dalam buku tersebut juga mengulas bahwa modernisasi suatu wilayah tidak terlepas dari peran perbankan dan bank sentral.

Apabila fungsi Bank Sentral pada masa penjajahan Belanda sangat vital dalam mengatur sirkulasi/perputaran uang kartal, saat ini pun peranan tersebut juga masih krusial untuk dilakukan ditengah gempuran distorsi digital. 

Ke depannya, keberadaan buku ini diharapkan mampu menjadi referensi bagi semua pihak, dengan memberikan perspektif dan wawasan bagi pengambil keputusan maupun bagi para akademisi dan peminat bidang ilmu sejarah ekonomi. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah juga berharap agar senantiasa dapat terus berperan terhadap perkembangan perekonomian di Jawa Tengah, melalui sinergi dan kolaborasi nyata dengan Pemerintah Daerah serta segenap stakeholders terkait lainnya. (tya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.