Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Polda Jateng Terjunkan Tim Labfor Selidiki Penyebab Kebakaran di Relokasi Pasar Johar

512 Kios Ludes Terbakar

0 366

 

 

METROJATENG.COM, SEMARANG – Polda Jateng masih menyelidiki penyebab utama kebakaran di Relokasi Pasar Johar Jalan Pelabuhan Ratu Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang. Pasar yang diisi ratusan pedagang itu tiba-tiba terbakar pada pukul 18.15 wib pada Rabu (2/2/2022).

Kebakaran tersebut akhirnya mulai dapat dipadamkan sekitar pukul 23.00 wib. Tiga mobil water Canon milik Polrestabes dan Polda Jateng serta belasan damkar milik Pemda Kota dan Kabupaten Semarang dilibatkan dalam proses pemadaman.

Sementara puluhan polisi mengamankan lokasi dan membantu mengurai arus lalu lintas di sekitar pasar.

Terkait kejadian tersebut, Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menyatakan Polda Jateng turut prihatin kejadian tersebut. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Menurut Kabidhumas, terdapat 512 kios yang ludes terbakar dalam kejadian itu. Kios-kios itu berlokasi di blok E-1 sampai E-8 serta blok F-1 sampai F-8.

“Pagi ini tim Bidlabfor terjun ke lokasi untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Untuk saksi-saksi kejadian sudah diperiksa,” ungkap Kabidhumas, Kamis (3/2/2022).

Pemeriksaan – tim Labfor melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab kebakaran di relokasi pasar Johar Semarang, termasuk meminta keterangan saksi-saksi.(ono)

 

Ditambahkannya, saksi-saksi menerangkan pertama kali melihat ada kobaran api yang berasal dari Blok F-4 Relokasi Pasar Johar. Kemudian api tersebut menjalar ke Blok F dan Blok E.

“Api cepat menyebar karena lokasi antar kios yang berdempetan. Di lokasi terdapat banyak bahan material yang mudah terbakar. Ditambah lagi saat kejadian angin berhembus kencang,” terangnya.

Berdasar keterangan saksi, jelas Kabidhumas, api diduga dari kios jeruk di blok F-4. Namun dirinya enggan berspekulasi dan meminta media menunggu hasil lengkap penyelidikan.

“Untuk korban jiwa nihil dan kerugian material secara pasti masih didatakan,” tutup Kabidhumas. (ono)

Leave A Reply

Your email address will not be published.