Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

BPJS Kesehatan Goes to Campus, Bekali Mahasiswa UNNES Pemahaman Program JKN

 

METROJATENG.COM, SDNARANG  – Memastikan calon tenaga kesehatan memahami sistem jaminan kesehatan nasional sejak di bangku kuliah, BPJS Kesehatan Cabang Semarang menggelar kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (UNNES), Senin (29/6).

Program edukasi tersebut diikuti mahasiswa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat jenjang S1 hingga S3, Farmasi, Gizi, dan Kedokteran. Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pemaparan mengenai perjalanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), mekanisme penyelenggaraan, hingga berbagai inovasi layanan yang dikembangkan BPJS Kesehatan.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Kedokteran UNNES, Sri Ratna Rahayu, mengatakan pemahaman mengenai JKN menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang nantinya akan terjun sebagai tenaga kesehatan.

“Mahasiswa tidak hanya akan menjadi pemberi layanan kesehatan, tetapi juga memiliki peran sebagai edukator di tengah masyarakat. Pengetahuan mengenai Program JKN akan membantu mereka memberikan informasi yang benar sekaligus mendorong masyarakat menjadi peserta aktif,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan kepesertaan JKN yang masih ditemui di masyarakat juga dapat menjadi bahan penelitian maupun pengabdian mahasiswa sehingga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan cakupan program.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai Program JKN. Menurutnya, mahasiswa merupakan kelompok yang mampu menjembatani informasi antara penyelenggara program dan masyarakat.

Sari mengungkapkan, Program JKN saat ini telah melayani sekitar dua juta kunjungan peserta setiap hari atau setara dengan 1.338 pemanfaatan layanan kesehatan setiap menit. Sepanjang 2025, pembiayaan pelayanan kesehatan melalui Program JKN mencapai Rp190,3 triliun.

“Besarnya pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa Program JKN telah menjadi kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai prinsip gotong royong dan pentingnya kepesertaan aktif perlu terus diperkuat, termasuk di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Selain menjamin akses pelayanan kesehatan, Program JKN juga berkontribusi dalam memberikan perlindungan finansial bagi 14–16 juta penduduk, membantu menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus, BPJS Kesehatan berharap sinergi dengan perguruan tinggi terus diperkuat sehingga lahir tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memahami peran strategis JKN dalam sistem kesehatan nasional. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.