Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Mahasiswa Ilmu Komunikasi USM Kenalkan Ukir Jepara

*Lewat Aksi Mewarnai Bersama di CFD Simpang Lima

Berikut judul, berita, dan caption yang dapat digunakan:

 

METROJATENG.COM, SEMARANG- Tim Kampanye Budaya Nawasena: Ukir Budaya, Ukir Identitas yang terdiri dari mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan pengenalan budaya ukir Jepara di kawasan Car Free Day (CFD) Simpang Lima Semarang, Minggu (7/6).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB tersebut mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam mewarnai motif-motif ukir khas Jepara yang telah digambar pada kain berukuran 3 x 1 meter. Melalui aktivitas kreatif ini, masyarakat diajak mengenal lebih dekat ragam motif ukiran Jepara dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Antusiasme pengunjung CFD terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak warga yang berhenti untuk melihat sekaligus ikut mewarnai, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Anak-anak menjadi peserta yang paling aktif karena tertarik dengan kegiatan mewarnai yang disediakan oleh panitia.

Kampanye ini merupakan bagian dari program Nawasena: Ukir Budaya, Ukir Identitas yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan apresiasi masyarakat terhadap budaya ukir Jepara sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni tinggi.

Melalui pendekatan yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat, tim Nawasena berupaya menghadirkan budaya dalam bentuk yang lebih dekat, mudah dipahami, dan menarik bagi berbagai kalangan. Dengan demikian, budaya ukir Jepara tidak hanya dikenal sebagai produk kerajinan, tetapi juga sebagai identitas budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Program Nawasena sendiri merupakan inisiatif mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Semarang (USM) yang berfokus pada upaya edukasi dan pelestarian budaya ukir Jepara melalui berbagai kegiatan kreatif dan partisipatif di ruang publik.(ris)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.