DJP Gelar Doa Bersama dan Dialog Lintas Agama
METROJATENG.COM, JAKARTA – Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 80, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menggelar Doa Bersama dan Dialog Lintas Agama di Aula Cakti Budi Bakti, Kantor Pusat DJP, Kamis (18/8). Acara ini bertujuan memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mendukung peran DJP dalam menghimpun penerimaan negara.
Acara ini dihadiri Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., Wakil Menteri Keuangan Anggito Abmanyu, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wiyayanto, serta para pejabat dan staf DJP. Tidak hanya itu, tokoh lintas agama lain juga hadir, termasuk perwakilan Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu, menegaskan kerukunan dan toleransi di tengah keberagaman.
Dirjen Pajak Bimo Wiyayanto mengatakan, “Tema kemerdekaan tahun ini, ‘Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju’, menjadi pijakan DJP dalam menghimpun pajak untuk pembangunan. Semangat kemerdekaan harus diwujudkan dengan menjaga persatuan dan menjadi pegawai pajak yang bermartabat.”
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abmanyu mengajak seluruh pegawai DJP untuk bekerja lebih santun dalam pemungutan pajak, tanpa menyakiti hati masyarakat. “Forum dialog ini memberi kami arahan dan nasihat dari para tokoh agama untuk meneguhkan toleransi sekaligus mendukung penerimaan negara,” ujarnya.
Menteri Agama Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menyambut positif inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk menguatkan hubungan antara bangsa dan agama serta memastikan dana pajak digunakan tepat sasaran demi kesejahteraan rakyat.
Melalui kegiatan ini, DJP menegaskan bahwa kemerdekaan bukan hanya soal merdeka secara politik, tetapi juga merdeka dalam bersatu, berintegritas, dan bekerja bersama untuk pembangunan bangsa. (*)
Comments are closed.