kMETROJATENG.COM, MAKASAR – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menegaskan komitmennya dalam mendukung langkah pemerintah memperluas pemanfaatan energi gas bumi, termasuk pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bagian dari strategi diversifikasi energi nasional.
Di tengah fluktuasi harga energi global, pengembangan CNG dinilai menjadi salah satu solusi untuk memperkuat ketahanan energi berbasis sumber daya domestik yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Area Head PGN Kawasan Timur Indonesia, Fuad Hamzah, mengungkapkan bahwa wacana pemanfaatan CNG untuk berbagai sektor, termasuk rumah tangga, masih dalam tahap pembahasan intensif bersama pemerintah dan para pemangku kepentingan.
Menurutnya, sejumlah aspek krusial masih perlu dipersiapkan secara matang, mulai dari skema distribusi, kesiapan infrastruktur, hingga model pemanfaatan yang tepat bagi masyarakat luas.
“PGN mendukung penuh upaya pemerintah dalam memperluas penggunaan gas bumi. Namun, implementasinya harus melalui kajian menyeluruh agar berjalan efektif, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
PGN menekankan bahwa pengembangan CNG bukan sekadar alternatif pengganti energi tertentu, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam mengoptimalkan potensi gas bumi nasional.
Sebagai pemain utama di sektor gas, PGN telah memiliki pengalaman dan kapabilitas distribusi yang mumpuni, baik melalui jaringan pipa maupun moda non-pipa seperti CNG dan LNG.
Saat ini, PGN mengoperasikan infrastruktur CNG yang terdiri dari 14 SPBG/Mother Station serta 4 Mobile Refueling Unit (MRU), yang melayani berbagai segmen mulai dari transportasi, komersial, hingga industri di berbagai wilayah Indonesia.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mengkaji potensi pemanfaatan CNG sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi energi dan memperkuat kemandirian nasional.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sebelumnya menyampaikan bahwa pemanfaatan CNG telah mulai diterapkan di sejumlah sektor dan akan terus dikembangkan.
PGN memastikan akan terus berkoordinasi erat dengan pemerintah guna memastikan setiap kebijakan energi nasional dapat diimplementasikan secara optimal, sejalan dengan kesiapan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.