Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Satlantas Polrestabes Semarang Gandeng Driver Ojol Jaga Keamanan Kota

METROJATENG.COM, SEMARANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang  meluncurkan program “Ojol Auto Kamtibmas”, yang melibatkan para pengemudi ojek online sebagai mitra strategis dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan kondusif.

Program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, usai memimpin Apel Ojol Kamtibmas “Sauyunan Jaga Lembur” di Jawa Barat. Semangat kolaboratif yang digaungkan dalam apel itu menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian di seluruh Indonesia, termasuk di Semarang.

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi menjelaskan bahwa pengemudi ojek online memiliki potensi besar untuk membantu kepolisian dalam mendeteksi dan melaporkan berbagai peristiwa di jalan.

“Melalui Ojol Auto Kamtibmas, kami ingin menjadikan para driver ojol sebagai bagian dari sistem deteksi dini. Mereka berada di lapangan hampir sepanjang waktu, sehingga dapat memberikan informasi cepat terkait kamtibmas, kemacetan, kecelakaan, hingga tindak kejahatan,” ujar Yunaldi.

Ia menambahkan, sinergi dengan komunitas ojol bukan sekadar program seremonial, melainkan bentuk nyata kolaborasi Polri dan masyarakat. Dengan jaringan pengemudi yang tersebar di seluruh kota, respons terhadap suatu kejadian bisa dilakukan lebih cepat dan efisien.

“Sebagaimana disampaikan Bapak Kapolri, menjaga kamtibmas tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat. Para pengemudi ojol adalah garda terdepan di jalan, dan kehadiran mereka sangat strategis,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada aspek keamanan, program ini juga memberikan manfaat sosial. Satlantas Polrestabes Semarang menggandeng Dinas Kesehatan dan Unit Dikyasa untuk memberikan pelatihan dasar pertolongan pertama pada kecelakaan lalu lintas kepada para pengemudi ojol.

“Kami ingin mereka memiliki keterampilan tanggap darurat, sehingga dapat membantu korban di masa golden time sebelum tenaga medis tiba. Ini bagian dari semangat Polri Presisi yang humanis dan responsif,” tambah Yunaldi.

Dengan pendekatan partisipatif ini, Satlantas Polrestabes Semarang berharap program Ojol Auto Kamtibmas dapat menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara aparat dan masyarakat.

Comments are closed.