Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Buron Kasus Pengeroyokan di Depan DPRD Pati Ditangkap di Madura, Polda Jateng Kejar Pelaku Lain

METROJATENG.COM, SEMARANG – Setelah hampir sebulan menjadi buronan, satu lagi tersangka kasus pengeroyokan terhadap Teguh Istiyanto akhirnya berhasil ditangkap tim gabungan Polda Jawa Tengah bersama Resmob Ekswil Pati.

Tersangka berinisial SU (48), seorang wiraswasta asal Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, diamankan petugas pada Senin siang (27/10/2025) di wilayah Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, Madura. Setelah ditangkap tanpa perlawanan, SU langsung dibawa ke Mapolda Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng, Kombes Pol Dwi Subagio, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan SU turut menyerang korban saat aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Pati pada 2 Oktober 2025 lalu.

“Tersangka diduga menarik bagian leher dan kepala korban bersama pelaku lain. Saat ini penyidik masih mendalami peran para pelaku lain untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat,” jelas Dwi Subagio, Rabu (29/10/2025).

Ia menegaskan, penyidikan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan. Polda Jateng berkomitmen menindak tegas setiap bentuk kekerasan, terutama yang terjadi dalam konteks aksi penyampaian pendapat di muka umum.

“Kami menghormati kebebasan berpendapat. Namun ketika aksi berubah menjadi kekerasan, itu sudah masuk ranah pidana. Tidak ada toleransi bagi tindakan anarkis yang mengancam keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari upaya Polri menjaga keamanan dan ketertiban di tengah dinamika demokrasi.

“Polri adalah pengawal demokrasi. Silakan menyampaikan aspirasi, tapi tetap sesuai koridor hukum. Jaga kondusifitas dan hindari provokasi,” ujarnya.

Artanto juga mengimbau masyarakat agar mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian, serta berperan aktif menjaga situasi agar tetap aman dan damai.

“Polri hadir untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan setiap proses demokrasi berjalan tertib, aman, dan berkeadilan,” pungkasnya.

Comments are closed.