Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Bupati Rembang Minta Pertamina “Dekatkan” Pertalite ke Desa-Desa Terpencil

METROJATENG.COM, REMBANG – Keluhan soal sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite di pelosok Rembang, kini mendapat sorotan langsung dari Bupati Harno. Ia meminta Pertamina mencari cara agar warga desa terpencil tak lagi harus menempuh perjalanan puluhan menit hanya demi membeli beberapa liter bensin.

“Bayangkan, untuk mendapatkan tiga liter pertalite, mereka harus menempuh jarak 10–15 kilometer. Ini memberatkan, apalagi untuk warga yang hanya mengandalkan sepeda motor,” ujar Harno.

Kesulitan tersebut, kata dia, bukan hanya memengaruhi mobilitas pribadi, tetapi juga menghambat aktivitas ekonomi masyarakat. Mulai dari mengangkut hasil pertanian, berdagang, hingga bekerja, semua menjadi terkendala karena jarak SPBU yang terlalu jauh.

Harno mengungkapkan, kehadiran pertashop di sejumlah titik seharusnya bisa menjadi solusi, namun realitanya tidak banyak membantu. Alasannya, sebagian besar pertashop hanya menjual jenis pertamax yang harganya lebih tinggi.

“Tujuannya dulu bagus, untuk membantu warga di pelosok. Tapi karena pertashop tidak menyediakan pertalite, ya akhirnya tidak menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Bupati Rembang pun mendesak Pertamina untuk segera melakukan evaluasi pola distribusi BBM. Menurutnya, akses terhadap pertalite seharusnya menjadi hak warga, tak peduli mereka tinggal di pusat kota atau pelosok desa.

“Pertalite ini kebutuhan pokok untuk mobilitas. Jangan sampai warga di daerah jauh justru yang paling kesulitan,” tandas Harno.

Comments are closed.