Berjalan Kaki 100 Menit Sehari Bisa Kurangi Risiko Nyeri Punggung, Ini Penjelasannya
METROJATENG.COM, SEMARANG – Berjalan kaki ternyata bukan sekadar olahraga murah meriah, tapi juga “obat” alami untuk mencegah dan mengurangi risiko nyeri punggung bawah. Penelitian terbaru bahkan menyebut, rutinitas berjalan kaki bisa memangkas keluhan nyeri hingga hampir 50 persen.
Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, pada 2020 ada sekitar 619 juta orang di seluruh dunia mengalami nyeri punggung bawah. Angka ini diprediksi melonjak menjadi 843 juta pada 2050. Sebagian besar kasus bersifat kronis, di mana rasa sakit berlangsung minimal tiga bulan dan kerap mengganggu aktivitas sehari-hari.
Beberapa penyebab memang tak bisa dihindari, seperti faktor usia, genetik, atau penyakit bawaan (misalnya radang sendi, osteoporosis, hingga fibromyalgia). Namun, ada juga faktor yang bisa dikendalikan, seperti obesitas, teknik mengangkat beban yang salah, merokok, stres, dan gaya hidup pasif.
Studi tahun 2020 mengungkap, berjalan kaki secara rutin dapat menjadi latihan efektif untuk mengurangi nyeri punggung bawah nonspesifik, yakni nyeri tanpa penyebab yang jelas. Bahkan, hasilnya bisa lebih baik dibandingkan yoga dalam mengatasi nyeri jangka panjang.
Riset Trøndelag Health (HUNT) di Norwegia juga menemukan, orang yang berjalan lebih dari 100 menit per hari memiliki risiko nyeri punggung kronis lebih rendah dibanding mereka yang berjalan kurang dari 78 menit.
Berjalan membantu memperkuat otot penyangga tulang belakang, terutama otot inti, punggung, dan kaki. Aktivitas ini juga:
-
Meningkatkan sirkulasi darah.
-
Mengurangi ketegangan otot.
-
Meningkatkan mobilitas sendi.
-
Menjaga kestabilan tulang belakang.
Sebaliknya, terlalu sering duduk atau jarang bergerak membuat otot melemah dan tulang belakang rentan mengalami ketidaksejajaran, yang memicu rasa sakit.
Meski manfaatnya besar, dokter menyarankan untuk menyesuaikan durasi jalan kaki dengan kondisi tubuh. Jika punya riwayat cedera atau masalah tulang belakang, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memulai rutinitas ini.
Comments are closed.