Kembalikan Kejayaan Tembakau, Magelang Siapkan Tiga Varietas Unggulan untuk Petani
METROJATENG.COM, MAGELANG — Kabupaten Magelang bersiap menghidupkan kembali kejayaan tembakau lokalnya. Dinas Pertanian dan Pangan setempat tengah menyiapkan stok benih dari tiga varietas tembakau unggulan khas Magelang untuk mendukung musim tanam mendatang.
Ketiga varietas yang dikembangkan yaitu Gombel Sembung, Grompong Ulir, dan Sampurna Ulir, bukan sembarang benih. Ketiganya telah resmi dilepas oleh Kementerian Pertanian dan kini menjadi milik sah Pemerintah Kabupaten Magelang.
“Kita sudah produksi benih dasar, tahun depan siap disebar ke petani,” kata Kepala Bidang Perkebunan, Widiarto Tri Saksono.
Produksi benih ini tersebar di tiga titik, dua di Kecamatan Pakis dan satu di Windusari. Prosesnya membutuhkan waktu empat tahun sejak tahap eksplorasi hingga uji multilokasi (UML) di sembilan titik, dari dataran rendah sampai pegunungan. Semua langkah dilakukan bersama Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat Malang.
Widiarto menjelaskan, pengembangan ini bertujuan memurnikan kembali tembakau khas Magelang yang sempat dikenal luas. Berdasarkan penelitian, dulu ada 13 varietas tembakau lokal. Enam diajukan untuk sertifikasi, tapi hanya tiga yang berhasil lolos verifikasi kementerian dan dilepas secara resmi pada 2024.
“Setelah dilepas, kita punya kewajiban menyiapkan benihnya lima tahun ke depan. Jangan sampai varietas sudah diakui, tapi benihnya tidak tersedia,” tegasnya.
Tembakau tetap jadi andalan pertanian Kabupaten Magelang, terutama saat kemarau datang. Saat banyak tanaman lain gagal tumbuh, tembakau tetap tangguh di lahan kering dan berbukit. Tiga varietas ini bahkan tahan penyakit, tahan hujan, dan kuat menghadapi kekeringan ekstrem.
Saat ini, Distan Pangan Kabupaten Magelang juga telah memiliki stok benih tembakau siap tanam untuk musim kemarau tahun ini.
“Kita ingin tembakau Magelang kembali jadi komoditas unggulan,” pungkasnya.
Comments are closed.