Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Ambulance Gratis 24 Jam dari Erlangga Jadi Solusi Nyata untuk Warga Tak Mampu di Banyumas

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Komitmen untuk hadir dan memberi solusi nyata bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu, terus dibuktikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, Erlangga Adinugraha, S.M. Salah satu bentuk nyatanya adalah melalui pengoperasian ambulance gratis 24 jam, yang telah ia sediakan sejak tahun 2022 lalu. Ambulance ini tak hanya aktif setiap hari, namun juga siap melayani kebutuhan warga tanpa mengenal waktu maupun jarak.

Kendaraan ambulance yang dilengkapi dengan logo Partai Gerindra dan foto Presiden Prabowo Subianto ini bukan sekadar alat transportasi medis biasa. Setiap harinya, ambulance ini sedikitnya mengantar-jemput tiga pasien dari berbagai penjuru wilayah Banyumas. Yang menjadi prioritas adalah warga miskin yang tidak memiliki akses fasilitas kesehatan yang memadai, terutama yang belum terdaftar dalam program BPJS Kesehatan.

Erlangga, yang akrab disapa Erik, menegaskan bahwa inisiatif ini bukan sekadar program politik, melainkan misi kemanusiaan yang ia jalankan dengan tulus. Bahkan, ia tak hanya menyediakan ambulance, tetapi juga terlibat langsung dalam pengurusan administrasi pasien, terutama mereka yang belum memiliki jaminan kesehatan.

“Ambulance ini memang khusus untuk warga yang tidak mampu. Sebagian besar pasien belum memiliki BPJS Kesehatan. Kami bantu agar mereka bisa mendapatkan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI), supaya bisa berobat secara gratis,” ujarnya, Minggu (27/7/2025).

Seperti hari Sabtu (26/7/2025), pagi hari, ambulance sudah menjemput Sutarni, seorang warga Kecamatan Sumbang yang hanya bisa terbaring lemah dan hendak menjalani pengobatan di Poli Hemodialisa Rumah Sakit Dadi Keluarga (RSDK) Purwokerto. Meski pasien berasal dari desa, akses layanan tetap diberikan tanpa diskriminasi.

Operasional ambulance ini dijalankan oleh dua orang relawan yang setia mendampingi Erik. Salah satunya adalah Kusworo, yang bersama rekannya bergantian bertugas atau bahkan turun bersama jika pasien membutuhkan perhatian lebih.

“Nomor ambulance sudah tersebar luas di masyarakat. Setiap hari selalu ada saja warga yang menghubungi, meminta bantuan. Kami siap meluncur kapan pun dibutuhkan,” kata Kusworo.

Tak jarang pula, ambulance ini mengantar pasien ke rumah sakit di luar kota, termasuk ke Yogyakarta, Semarang, bahkan Jakarta. Semua layanan diberikan tanpa pungutan biaya, selama memang ditujukan bagi warga yang benar-benar membutuhkan.

Sejak pertama kali diluncurkan, ambulance Erlangga terus menunjukkan konsistensinya. Keberadaan ambulans ini tak hanya membantu menyelamatkan nyawa, tetapi juga menjadi simbol kehadiran nyata wakil rakyat di tengah masyarakat, bukan hanya saat kampanye berlangsung, tetapi setiap saat.

Program ini diharapkan menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh masyarakat dan pemimpin daerah lainnya, untuk tidak hanya bicara di forum-forum publik, tetapi juga turun langsung memberikan solusi konkret di lapangan. Dengan terus beroperasinya ambulans 24 jam ini, Erlangga membuktikan bahwa politik juga bisa menjadi alat kebaikan dan kepedulian, jika dijalankan dengan hati dan dedikasi. Ia menyebut, selama masih diberi kepercayaan dan kekuatan, dirinya akan terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya mereka yang selama ini kerap tak terdengar suaranya.

Comments are closed.