Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Dari Aktivis Kampus ke Parlemen, Joko Pramono Buktikan Konsistensi di Dunia Politik

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Berawal dari idealisme masa muda di era reformasi 1998, Joko Pramono SE kini menempati salah satu posisi strategis sebagai Wakil Ketua DPRD Banyumas. Sosok asal Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen ini adalah salah satu kader muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang konsisten menapaki jalan pengabdian melalui jalur politik.

Perkenalannya dengan dunia politik dimulai saat masih menjadi aktivis kampus. Kala itu, Joko mengaku langsung tertarik dengan Partai Keadilan – cikal bakal PKS – karena partai tersebut banyak diisi oleh aktivis muda yang berjuang membawa semangat perubahan. “Saya merasa cocok, karena partai ini benar-benar memberi ruang dan kesempatan kepada anak-anak muda kampus,” kenangnya saat berbincang dengan Metrojateng.com.

Bergabung dengan Partai Keadilan, Joko Pramono langsung didaulat menjadi bendahara Dewan Pimpinan Ranting (Depra) Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. Selesai kuliah, Joko kemudian pulang ke kampung halaman. Selain menekuni pekerjaan sebagai marketing alat berat, ayah lima anak ini tetap aktif di PK, setelah bertrasformasi menjadi PKS.

Pencalegan

Tahun 2014, Joko Pramono untuk pertama kalinya ikut dalam pencalegan DPRD Banyumas. Ia tugaskan oleh DPD PKS Banyumas untuk menjadi salah satu caleg di Dapil Banyumas 5. Sayangnya, pencalegan pertama tidak berjalan mulus, PKS hanya mampu mengantarkan satu calon dari dapil 5. Namun, hal tersebut tidak menjadi kekecewaan yang berkepanjangan, sebab Joko dan keluarga besarnya, sejak awal suda menempatkan pencalegan sebagai sebuah pengabdian dan ladang amal untuk membesarkan partai.

“Pada pemilu berikutnya, Tahun 2019, saya kembali ditugaskan untuk maju. Saat itu saya menjabat sebagai Kordalpil Banyumas 5. Setelah melalui proses yang panjang, dengan dukungan dari para kader PKS, saya berhasil lolos,” kenangnya.

Suami dari Riyati ini, juga kembali lolos pada pemilu 2024 dan pada periode kedua duduk di DPRD Banyumas, ia mendapat tugas menduduki posisi Wakil Ketua DPRD Banyumas dari PKS.

Dua periode duduk sebagai wakil rakyat, Joko memberikan perhatian penuh terhadap pembangunan di pedesaan. Sebab, sebagai warga desa yang termasuk pinggiran, ia mengalami langsung jauhnya menempuh perjalanan ke sekolah, dengan harus melalui kondisi jalan berbatu.

“Desa harus menjadi prioritas pembangunan. Dulu saya berangkat sekolah pukul 06.00 WIB, tinggal di Desa Petahunan dan sekolah di Ajibarang, dari rumah harus berjalan kaki ke Cikawung dengan akses jalan naik-turun dan berbatu. Sekarang, Alhamdulillah kondisi jalan-jalan di desa berangsur sudah membaik, namun untuk berbagai fasum lainnya, desa tetap harus menjadi prioritas pembangunan,” tegasnya

Sebagai tokoh yang turut menyaksikan kelahiran PKS dari rahim reformasi, Joko Pramono tetap setia pada semangat perjuangan 1998. Meski kini berada di kursi legislatif, ia tetap membawa semangat aktivisme kampus, membela rakyat kecil, memperjuangkan keadilan, dan menjaga idealisme.

Comments are closed.