Libur Sekolah Bukan Waktu Bermain di Rel! PT KAI Daop 5 Ingatkan Bahaya Mengintai
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Masa libur sekolah semestinya menjadi waktu yang penuh keceriaan, bukan malah berubah menjadi ancaman keselamatan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mengeluarkan imbauan serius untuk tidak bermain di sekitar rel kereta api.
Peringatan ini bukan tanpa alasan. Menurut Manager Humas Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, masih sering ditemukan anak-anak yang bermain bahkan duduk santai di bantalan rel. “Kami sangat prihatin melihat fenomena ini. Jalur rel itu bukan taman bermain, itu zona berbahaya,” ujarnya tegas.
Kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa berhenti mendadak. Lebih berisiko lagi, tidak semua kereta mengeluarkan suara keras saat mendekat. Situasi ini membuat siapa pun yang berada di dekat rel sangat rentan mengalami kecelakaan fatal.
Tak hanya membahayakan nyawa, bermain di sekitar rel juga melanggar hukum. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian menyebutkan secara tegas larangan memasuki ruang manfaat jalur rel tanpa izin. Ada sanksi pidana yang mengintai pelanggarnya.
“Liburan harusnya menyenangkan, bukan berakhir di tragedi. Kami mengajak para orang tua, guru, dan warga sekitar untuk saling mengingatkan. Jangan biarkan anak-anak menjadikan rel sebagai tempat main,” tambah Krisbiyantoro.
Menutup pernyataannya, ia kembali menegaskan, “Ingat, satu langkah ceroboh di jalur rel bisa berakibat nyawa melayang. Sayangi diri dan orang-orang terdekat. Rel bukan tempat bermain, titik.”
Comments are closed.