Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Atasi Genangan Air, Pemkot Semarang Tambah Dua Pompa Darurat

METROJATENG.COM, SEMARANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, menyebabkan genangan air di beberapa ruas jalan. Untuk mengatasi genangan air tersebut, Pemkot Semarang menambah dua pompa darurat. Langkah ini dilakukan guna mengurangi dampak dari tiga pompa utama yang mengalami gangguan operasional akibat kendala teknis pada sistem milik Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Genangan air antara lain terjadi di Jalan Padiraya dengan genangan setinggi 30 cm, Jalan Ngablak  dengan ketinggian genangan 30 cm.

Kemudian Jalan Zainudin dengan genangan setinggi 20 cm, Jalan Dongbiru Ujung Barat dengan genangan setinggi 20 cm serta Jalan Padi Utara, Gebangsari dengan genangan setinggi 20 cm.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pemkot Semarang tetap berupaya maksimal agar air segera surut dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan normal.

“Kami memahami bahwa kondisi genangan ini menyulitkan warga. Oleh karena itu, kami terus berkoordinasi dengan BBWS dan Kementerian PUPR, yang memiliki kewenangan atas Kali Tenggang dan Kali Sringin, agar pompa-pompa utama di lokasi tersebut dapat bekerja secara optimal. Selain itu, kami telah mengerahkan tambahan pompa mobile agar genangan dapat segera teratasi,” terangnya.

Meski terdapat genangan, mobilitas masyarakat masih aman terkendali. Kendaraan masih dapat melintas dengan kecepatan terbatas di jalur-jalur terdampak.

Untuk mengantisipasi potensi hujan susulan dan mencegah genangan berulang, Wali Kota Semarang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan. Antara lain dengan tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air, karena penyumbatan drainase menjadi salah satu penyebab utama genangan. Kemudian melakukan kerja bakti lingkungan, terutama membersihkan saluran air di sekitar tempat tinggal.

Comments are closed.