Ketum PSSI Apresiasi Polresta Slemat Dalam Upaya Melindungi Persepakboalaan
METROJATENG.COM, SLEMAN – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan apresiasinya terhadap upaya Polresta Slemat dalam melindungi persepakbolaan Indonesia. Dimana Polresta Sleman telah mengungkap tindak pidana dengan pemalsuan atau penipuan di PSS Sleman dalam perkara dokter palsu.
“Dalam membangun sepakbola kita tidak bisa sendiri. Setelah PSSI berkolaborasi dengan Polri dalam penanganan match fixing dan mafia sepakbola, kini kami dibantu lagi oleh Polri, khususnya Polresta Sleman dalam mengungkap dokter yang tidak sesuai kualifikasi dan menangani PSS Sleman. Saya berterima kasih karena Polri sekali lagi ikut melindungi sepakbola kita”, kata Erick Thohir.
Sebagaimana diketahui, pada akhir bulan Januari 2024, Polresta Sleman berhasil menangkap Elwizan Aminuddin, setelah buron selama dua tahun usai menipu dengan menggunakan ijasah dokter palsu dan bekerja sebagai ahli medis tim di PSS Sleman.
Polresta Sleman menangkap Elwizar setelah terbukti memalsukan ijazah yang diunduh dari Universitas Syah Kuala Banda Aceh dan diedit untuk bekerja di PSS Sleman.
“Sepakbola merupakan olahraga pemersatu bangsa, maka apa yang dilakukan rekan-rekan Polri, terutama dari Polresta Sleman saya sangat apresiasi. Sekali lagi terima kasih”, ucapnya.
Penghargaan dari Ketum PSSI diberikan kepada Kapolresta Sleman, Kombes Pol.Yuswanto Ardi SH. SIK. M.Si, serta tujuh personil dari Satreskrim Polresta Sleman yang berhasil membongkar kasus dokter palsu Elwizar di PSS Sleman.
Sementara itu, Kapolresta Sleman mengatakan, pihaknya turut bertangungjawab dalam menjaga sepakbola sesuai dengan arahan Kapolri, agar olahraga kebanggaan bangsa ini terus berprestasi.
“Kami menghargai kerjasama yang diberikan PSSI kepada kami dalam pengungkapan kasus ini. Apalagi sejak pak Erick memimpin PSSI, sepakbola kita jadi olahraga yang membanggakan. Apa yang kami lakukan ini tak lain untuk ikut menjaga agar sepakbola kita terus maju”, tuturnya.
Comments are closed.