Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

PIP Madrasah Bantu Siswa Kurang Mampu Lanjutkan Pendidikan

 

METROJATENG.COM, MAGELANG – Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, H. Wibowo Prasetyo, menyerahkan sertifikat Program Indonesia Pintar (PIP) Madrasah kepada perwakilan madrasah jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) se-Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Senin (26/10/2026). Bantuan melalui jalur aspirasi tersebut ditujukan untuk mendukung akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Penyerahan sertifikat berlangsung di MA Salafiyah, Dusun Penjalinan, Desa Kajoran, Kabupaten Magelang, dan dihadiri anggota DPRD Kabupaten Magelang Kartika, sejumlah kepala madrasah, ketua komite madrasah, serta orang tua siswa penerima bantuan. Program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus membantu siswa melanjutkan pendidikan.

Wibowo mengatakan, PIP Madrasah menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan, terutama bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi. Bantuan tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko siswa putus sekolah akibat kesulitan biaya.

“Jangan sampai ada anak yang terpaksa berhenti sekolah hanya karena orang tuanya mengalami kesulitan ekonomi. Pendidikan merupakan jalan penting untuk memperbaiki masa depan keluarga,” ujar Wibowo.

Menurutnya, penyaluran PIP melalui jalur aspirasi DPR RI merupakan bagian dari upaya mendorong agar program pemerintah menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk siswa madrasah di wilayah pedesaan. Bantuan tersebut perlu dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa.

“PIP bukan bantuan untuk lembaga madrasah, melainkan hak siswa yang memenuhi persyaratan sebagai penerima. Karena itu, pengelolaannya harus transparan, tepat sasaran, dan tidak boleh ada pemotongan yang tidak sesuai ketentuan,” tegasnya.

Wibowo menambahkan, bantuan pendidikan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan personal siswa, seperti perlengkapan sekolah, buku, transportasi, dan kebutuhan lain yang menunjang kegiatan belajar. Ia juga mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi proses belajar dan perkembangan anak.

Anggota DPRD Kabupaten Magelang, Kartika, mengapresiasi penyaluran PIP Madrasah tersebut karena dinilai dapat membantu keluarga menghadapi kebutuhan biaya pendidikan. Ia berharap bantuan yang diterima siswa mampu meningkatkan semangat belajar dan membuka kesempatan untuk meraih cita-cita.

“Bantuan pendidikan seperti ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kami berharap anak-anak penerima PIP semakin bersemangat menempuh pendidikan dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih cita-citanya,” kata Kartika.

Wibowo juga mengajak kepala madrasah dan komite untuk memperhatikan siswa yang mengalami kendala ekonomi agar dapat memperoleh dukungan pendidikan sesuai ketentuan. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan agama sekaligus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Anak-anak madrasah harus memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan berprestasi. Mereka tidak boleh tertinggal dalam menghadapi perubahan zaman. Tugas kita bersama adalah memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masa depan mereka,” pungkasnya. (aln)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.