Pertamina Kirim 200 Liter Foam Bantu Pemadaman Kebakaran TPA Jatibarang
METROJATENG.COM, SEMARANG- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah turun membantu penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang. Dukungan diberikan dengan mengirimkan 200 liter foam atau cairan pemadam untuk membantu petugas mengendalikan api yang masih muncul di sejumlah titik.
Selain bahan pemadam, Pertamina juga memberikan dukungan konsumsi bagi personel pemadam kebakaran yang masih berjibaku di lokasi. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan kebakaran yang berlangsung selama beberapa hari.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan bantuan foam diberikan untuk mendukung upaya Pemerintah Kota Semarang dalam menangani kondisi darurat di TPA Jatibarang.
“Hari ini kita membantu Pemerintah Kota Semarang. Kita tahu ada kondisi darurat di TPA Jatibarang yang sudah mulai dari Rabu kemarin. Kita yang pertama membantu foam sebanyak 200 liter,” ujar Taufiq.
Dijelaskan, tambahan foam tersebut diberikan setelah adanya kebutuhan dari Pemkot Semarang. Pertamina juga akan memantau perkembangan kondisi di lapangan untuk melihat kebutuhan dukungan selanjutnya.
“Kita cek berkala kebutuhannya karena permintaan dari Wali Kota kemarin butuh tambahan foam sebanyak 200 liter,” tambahnya.
Tak hanya mendukung proses pemadaman, Pertamina turut memperhatikan kondisi personel yang bekerja di lokasi. Dukungan konsumsi diberikan agar kebutuhan para petugas yang telah bekerja selama beberapa hari tetap terjaga.
“Kita juga bantu konsumsi untuk para tenaga damkar supaya kondisi fisiknya ini juga harus diperhatikan karena sudah berhari-hari,” katanya.
Kebakaran TPA Jatibarang dilaporkan terjadi sejak Rabu (30/9/2026). Penanganan melibatkan sejumlah unsur, mulai dari BPBD, pemadam kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, PMI hingga relawan.
Sejumlah armada pemadam, kendaraan penyuplai air, pompa portable, serta alat berat dikerahkan untuk membantu proses pemadaman dan pendinginan. Upaya dilakukan secara bertahap untuk mengendalikan titik api sekaligus mencegah api kembali meluas.
Kondisi di lokasi juga terus dipantau karena material sampah yang berada di kawasan TPA berpotensi menyimpan bara dan menimbulkan asap meski api di permukaan telah berhasil dikendalikan.
Taufiq berharap kondisi kebakaran segera mereda sehingga proses pemadaman dan pendinginan dapat diselesaikan. Dukungan dari berbagai pihak dinilai penting agar penanganan di lapangan berjalan optimal.
“Kita harapkan semoga segera mereda situasinya. Harapannya hujan segera turun sehingga TPA juga segera terbantu diredakan, para Damkar juga bisa fit kondisinya untuk memadamkan kebakaran di TPA,” pungkas Taufiq.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.