Dirut BULOG Turun Gunung, Pastikan Beras Premium Aman di Pasaran
METROJATENG.COM, SEMARANG- Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han., turun langsung mengecek ketersediaan beras premium di Jawa Tengah, Minggu (27/9/2026). Langkah tersebut dilakukan merespons isu kelangkaan beras premium yang beredar di masyarakat, sekaligus memastikan pasokan dan produksi tetap berjalan.
Ahmad Rizal Ramdhani melakukan inspeksi ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) Kendal milik Perum BULOG. Pengecekan dilakukan untuk melihat langsung kapasitas produksi sekaligus mengoptimalkan penyediaan beras premium bagi masyarakat.
Dijelaskan, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas mandat Menteri Koordinator Bidang Pangan dan Menteri Pertanian RI untuk memasifkan penyebaran beras premium berkualitas. BULOG juga memastikan penyaluran beras premium dilakukan dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, jelasnya.
“Fokus utama kami adalah memastikan ketersediaan barang di lapangan dengan harga yang dipastikan sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.
Menurutnya, BULOG terus memacu produksi sejumlah beras premium unggulan yang telah dikenal masyarakat. Produk tersebut antara lain Beras Setra Ramos BeFood, Beras Punokawan, dan Beras Slyp Super BeFood.
SPP Kendal, lanjutnya, memiliki kemampuan produksi beras premium mencapai 30 ton per hari. Kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya BULOG menjaga ketersediaan beras premium di pasar.
Usai mengecek proses produksi di SPP Kendal, Dirut BULOG melanjutkan inspeksi ke Kota Semarang. Pengecekan dilakukan di sejumlah ritel modern, yakni ADA Swalayan Banyumanik dan Alfamidi Jatingaleh.
Pengecekan tersebut untuk memastikan kondisi faktual ketersediaan beras premium di tingkat konsumen. Dari hasil kunjungan, beras premium unggulan BULOG terpantau tersedia di rak penjualan dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Beras premium BULOG tersedia dengan harga maksimal Rp74.500 untuk kemasan 5 kilogram atau setara Rp14.900 per kilogram,” tegasnya.
Dikatakan, kondisi tersebut menunjukkan pasokan beras premium di lapangan masih tersedia. Masyarakat pun diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan dan tetap berbelanja secara bijak.
“Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan, khususnya untuk komoditas beras. Kami jamin stok beras yang dikuasai BULOG saat ini sangat mumpuni dan cukup untuk menyokong ketahanan pangan nasional hingga bulan Juli 2027,” pungkasnya.(ris)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.