Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Hendra Jepang Buktikan Tajinya, Sabet Juara Berburu Nasional Series 4 Zona C

 

 

METROJATENG.COM, JAKARTA  – Nama Antonius Hendra Gunawan, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Hendra Jepang, kembali mencuri perhatian. Kali ini bukan dari arena kicau mania, melainkan dari kompetisi berburu tingkat nasional.

Bersama Team Sytong Indonesia, Hendra meraih Juara 2 Zona C yang mencakup Jawa, Bali, dan Madura pada Lomba Berburu Babi Hutan Nasional Perbakin Online Series 4 kategori individu.

Capaian itu diraih setelah Hendra membukukan bobot 89,6 kilogram dalam kompetisi yang berlangsung 8-13 September 2026.

Tidak mudah untuk menembus posisi tersebut. Kompetisi yang diikuti 522 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga setiap peserta harus memiliki persiapan dan strategi yang matang untuk menghadapi kondisi lapangan yang terus berubah.

Bagi Hendra, pengalaman di lapangan menjadi salah satu modal penting. Kemampuan membaca situasi, menentukan strategi, serta membangun komunikasi dengan tim menjadi bagian yang tidak terpisahkan selama kompetisi.

“Perangkat thermal scope dan spotting thermal dari Sytong sangat membantu saya dan tim selama lomba. Peralatan ini menjadi salah satu pendukung kami dalam menghadapi kondisi di lapangan,” ujar Hendra.

Namun, Hendra tidak ingin keberhasilan tersebut semata-mata dikaitkan dengan perangkat yang digunakan. Menurut dia, hasil kompetisi merupakan perpaduan dari persiapan, kemampuan, strategi, kekompakan, serta dukungan seluruh anggota tim.

Setiap kondisi di lapangan membutuhkan respons yang tepat. Karena itu, koordinasi menjadi hal penting agar strategi yang telah disiapkan dapat berjalan dengan baik.

Penghobi Burung

Sebelum namanya muncul dari arena berburu, Hendra Jepang sebenarnya sudah cukup dikenal di komunitas penghobi burung berkicau.

Ia merupakan owner JPN Produksi Sangkar Burung dan aktif dalam lingkungan kicau mania. Aktivitas tersebut membuat Hendra memiliki kedekatan dengan komunitas penghobi burung di berbagai daerah.

Kini, dunia yang digelutinya semakin beragam. Selain tetap dikenal melalui JPN Produksi Sangkar Burung, Hendra juga aktif dalam kegiatan berburu dan menjadi bagian dari Team Sytong Indonesia.

Perjalanan itu membuat prestasi di Perbakin Online Series 4 terasa semakin menarik. Sebab, dunia kicau mania dan aktivitas berburu merupakan dua arena yang berbeda, tetapi sama-sama membutuhkan ketekunan, ketelitian, pengalaman, serta kemampuan membangun jaringan komunitas.

“Dukungan yang diberikan sangat berarti sampai akhirnya kami bisa mendapatkan hasil ini,” kata Hendra.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim, terutama Team Sytong Indonesia, yang telah memberikan dukungan selama kompetisi.

Modal  Kompetisi Berikutnya

Juara 2 Zona C dengan bobot 89,6 kilogram menjadi pencapaian penting bagi Hendra. Namun, podium tersebut bukan akhir dari perjalanan.

Pengalaman menghadapi persaingan dengan ratusan peserta justru menjadi modal untuk menghadapi kompetisi selanjutnya. Evaluasi terhadap strategi dan kondisi lapangan menjadi bagian dari persiapan agar hasil yang diraih dapat terus ditingkatkan.

Bagi Team Sytong Indonesia, capaian Hendra juga menjadi salah satu catatan positif dalam aktivitas mereka bersama komunitas pengguna di lapangan.

Sementara bagi Hendra Jepang, podium nasional tersebut menambah warna dalam perjalanan yang sebelumnya lebih banyak dikenal melalui dunia kicau mania.

Dari sangkar burung hingga arena berburu, Hendra menunjukkan bahwa satu nama bisa memiliki banyak cerita. Kali ini, cerita itu datang dari podium Juara 2 Zona C Lomba Berburu Babi Hutan Nasional Perbakin Online Series 4. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.