Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

PGN Dorong UMKM Sidoarjo Naik Kelas dengan Energi Gas Bumi

METROJATENG.COM, SIDOARJO – Pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo membutuhkan dukungan energi yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga efisien dan ramah lingkungan.

Melihat potensi tersebut, PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendorong semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan gas bumi untuk mendukung kegiatan usahanya.

Pesan tersebut mengemuka dalam City Gas Tour 2026 yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Sidoarjo, Minggu (6/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi PGN untuk memperkenalkan manfaat gas bumi sekaligus membuka wawasan masyarakat dan pelaku usaha mengenai alternatif energi untuk kegiatan produktif.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Moh. Bahrul Amiq, mengatakan UMKM menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang terus berkembang. Karena itu, ketersediaan energi yang mendukung kegiatan usaha menjadi kebutuhan penting.

“Sidoarjo dikenal sebagai daerah UMKM yang tumbuh dan berkembang sedemikian rupa. Oleh karenanya, kehadiran energi ramah lingkungan itu menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang pertumbuhan UMKM,” kata Amiq.

Menurut dia, penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan juga semakin relevan di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi di Sidoarjo. Energi tidak hanya dibutuhkan untuk rumah tangga, tetapi juga berbagai kegiatan usaha yang membutuhkan bahan bakar secara rutin.

Amiq berharap sinergi Pemkab Sidoarjo dan PGN dapat mendorong pelaku UMKM untuk mulai mempertimbangkan gas bumi sebagai sumber energi dalam menjalankan usahanya.

“Gas bumi menjadi salah satu pilihan energi untuk mendukung kegiatan masyarakat sekaligus menjaga lingkungan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Energi Alternatif Pelaku Usaha

Area Head PGN Wilayah Sidoarjo, Heri Frastiono, mengatakan Sidoarjo memiliki potensi besar untuk memperluas pemanfaatan gas bumi. Selain dikenal sebagai salah satu penyangga perekonomian Jawa Timur, daerah ini memiliki aktivitas manufaktur, UMKM dan permukiman yang terus berkembang.

“Seiring dengan pertumbuhan manufaktur dan UMKM hingga pemukiman, gas bumi dapat hadir sebagai energi yang aman, efisien dan ramah lingkungan,” kata Heri.

Menurut Heri, pemanfaatan gas bumi dapat memberikan pilihan energi bagi pelaku usaha yang membutuhkan bahan bakar untuk kegiatan operasional sehari-hari. Salah satunya melalui GasLink, produk gas bumi beyond pipeline berbasis compressed natural gas (CNG).

GasLink dapat menjadi alternatif bagi pelaku usaha yang lokasinya belum terjangkau jaringan pipa gas. Pemanfaatannya dapat diterapkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk kegiatan memasak pada usaha kuliner.

Dalam City Gas Tour, PGN memperagakan langsung penggunaan GasLink melalui demo memasak. Edukasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa gas bumi dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas usaha secara praktis.

“Dengan menggunakan gas bumi untuk memasak, selain lebih bersih, api yang dihasilkan cepat merata sehingga proses memasak menjadi lebih efisien, praktis dan memudahkan kebutuhan dapur sehari-hari,” ujar Heri.

Bagi UMKM kuliner yang membutuhkan aktivitas memasak setiap hari, efisiensi penggunaan energi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha. Dengan operasional yang lebih efisien, pelaku usaha memiliki peluang untuk mengoptimalkan biaya dan meningkatkan produktivitas.

Tak hanya usaha kuliner, gas bumi juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan usaha lainnya, seperti pemanas air, oven hingga usaha laundry.

PGN tidak hanya memperkenalkan produk, tetapi juga memberikan edukasi mengenai aspek keselamatan penggunaan gas bumi. Pelaku usaha dan masyarakat diberikan pemahaman mengenai penggunaan yang aman serta langkah mitigasi apabila terjadi kendala.

Heri mengatakan edukasi akan terus dilakukan agar pemanfaatan gas bumi semakin dikenal masyarakat, termasuk pelaku UMKM. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari kunjungan langsung atau door-to-door, media sosial, media elektronik, media cetak hingga komunitas masyarakat seperti PKK.

City Gas Tour 2026 di Sidoarjo sendiri mendapat antusiasme tinggi. Lebih dari 500 peserta mengikuti rangkaian kegiatan, termasuk Fun Walk yang dipadukan dengan aksi membersihkan sampah di sepanjang rute.

Bagi PGN, pengenalan energi gas bumi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem energi yang mendukung kegiatan ekonomi sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Ke depan, PGN bersama Pemkab Sidoarjo akan terus memperkuat kolaborasi untuk memperluas pemanfaatan gas bumi, baik melalui pengembangan infrastruktur maupun peningkatan kualitas layanan.

Dengan dukungan energi yang aman, efisien dan ramah lingkungan, pemanfaatan gas bumi diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak bagi UMKM Sidoarjo untuk tumbuh lebih produktif dan berkelanjutan. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.