Forum Anak Randuacir Gerakkan Literasi, Hadirkan “Pohon Harapan” untuk Anak Salatiga
METROJATENG.COM, SALATIGA – Forum Anak Randuacir menunjukkan peran aktifnya sebagai motor perubahan dengan menginisiasi gerakan Gema Literasi Randuacir di tingkat kelurahan. Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi dirancang sebagai langkah nyata membangun budaya literasi melalui kolaborasi antar Taman Baca Masyarakat (TBM) di wilayah Randuacir.
Dalam kegiatan tersebut, Forum Anak menghadirkan inovasi berupa “Ruang Mimpi” melalui instalasi Pohon Harapan yang tersebar di 10 RW. Melalui konsep ini, anak-anak diajak menuliskan impian mereka setelah mengikuti sesi literasi kreatif, sehingga literasi tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membaca, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan cita-cita.
Panitia pelaksana, Jonathan Alexander Chandra, menyampaikan bahwa keterlibatan Forum Anak menjadi faktor penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Menurutnya, Forum Anak tidak hanya berperan sebagai peserta, tetapi menjadi penggerak utama yang merancang dan menjalankan program.
“Ini merupakan wujud nyata peran anak sebagai Pelapor dan Pelopor. Forum Anak Randuacir hadir sebagai penyelenggara yang membangun ekosistem literasi berbasis kolaborasi. Harapannya, gerakan ini bisa memberi dampak lebih luas, tidak hanya di Randuacir tetapi juga untuk Salatiga,” ujarnya.
Selain itu, pendekatan literasi juga dikemas melalui kegiatan dongeng yang dinilai efektif untuk menarik minat anak-anak. Metode ini dipilih agar literasi terasa lebih menyenangkan dan tidak membosankan, terutama di tengah dominasi penggunaan teknologi digital.
Tak hanya berhenti pada kegiatan lokal, gerakan ini juga berhasil memprakarsai terbentuknya jejaring awal antar TBM di Kota Salatiga. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat peran masing-masing TBM dalam meningkatkan minat baca masyarakat tanpa berjalan sendiri-sendiri.
Jonathan menambahkan, melalui gerakan ini pihaknya ingin mendorong anak-anak untuk berani membaca, berani bermimpi, sekaligus berani membangun kolaborasi.
Dengan mengusung semangat “Dari Randuacir untuk Salatiga”, Forum Anak Randuacir berharap langkah ini dapat menjadi inspirasi bagi forum anak di wilayah lain, khususnya di Jawa Tengah, untuk menghadirkan ruang literasi yang inklusif, kreatif, dan berdampak luas bagi generasi muda.(ris)
Comments are closed.