Nippon Paint Revitalisasi Gereja Santo Yusup Getasan, Donasikan 460 Liter Cat Sambut Natal dan Tahun Baru
METROJATENG.COM, SEMARANG – Menyambut Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Nippon Paint Indonesia menunjukkan kepeduliannya terhadap ruang ibadah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Pada kesempatan ini 460 liter cat didonasikan untuk merevitalisasi Gereja Katolik Santo Yusup beserta area Gua Maria di Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Revitalisasi ini menghadirkan suasana baru yang lebih hangat dan menenangkan. Sentuhan warna segar kini membalut dinding gereja, area Gua Maria, Ruang Perjamuan Kudus, hingga Stasi Jalan Salib, memperkuat makna kasih, kedamaian, dan refleksi yang menjadi inti perayaan Natal.
Assist.
National Sales Manager Nippon Paint Indonesia, Marsellino Najoan, mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung keberlanjutan ruang ibadah sebagai pusat spiritual masyarakat.

“Sentuhan warna baru ini diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih damai dan nyaman bagi umat dalam berdoa serta merenungkan makna Natal,” ujarnya.
Pada kegiatan sosial ini, Nippon Paint menggunakan rangkaian produk unggulan Best-in-Class, di antaranya Weatherbond Max untuk ketahanan cuaca ekstrem pada area eksterior, Flaw-less EasyWash untuk interior yang mudah dibersihkan, Vinilex Ceiling White untuk langit-langit, serta Bee Brand 1000 untuk pengecatan kayu dan besi.
Program ini juga melibatkan Toko Cat Utama, pionir toko cat di Jawa Tengah yang telah berdiri sejak 1955, sebagai mitra kolaborasi dalam penyediaan produk pelapis berkualitas.
Direktur Marketing Toko Cat Utama, Susanti Dewi Kurniawan, menyampaikan, revitalisasi ini membuat Gereja Katolik Santo Yusup dan Gua Maria tampil dengan wajah baru yang lebih hangat dan bersahabat. “Kini, tempat ini seolah siap merangkul setiap umat yang datang untuk berdoa dan berefleksi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Paroki Santo Petrus dan Paulus, Donatus Triyono, mengungkapkan apresiasinya atas dukungan tersebut. Menurutnya, revitalisasi ini menghidupkan kembali kekhidmatan gereja.
“Gereja kini terasa lebih nyaman dan mengundang siapa pun untuk sejenak berhenti, menarik napas, dan menemukan kembali damai sejahtera di tengah kesibukan akhir tahun,” pungkasnya. (*)
Comments are closed.