DPR Soroti Minimnya SDM dan Peralatan, Dorong Percepatan Penanganan Bencana di Aceh
METROJATENG.COM, JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI M. Husni menilai penanganan pascabencana di Aceh masih menghadapi kekurangan signifikan, baik dari sisi tenaga relawan maupun ketersediaan peralatan pendukung. Kondisi ini membuat bantuan yang sudah masuk dari masyarakat dan organisasi kemanusiaan belum mampu memenuhi kebutuhan harian para penyintas.
Husni menegaskan, Kementerian Sosial perlu segera mengerahkan relawan dari berbagai daerah di Indonesia. Menurutnya, mengandalkan tenaga lokal sulit dilakukan karena sebagian besar warga dan relawan setempat juga terdampak.
“Tenaga di Aceh sendiri sedang lumpuh. Relawan dari luar daerah harus segera dikerahkan,” ujarnya saat meninjau lokasi bencana.
Selain SDM, politisi Gerindra itu juga meminta BNPB mempercepat pengiriman peralatan vital seperti mesin penyedot lumpur, alat pembersih jalan, dan mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Ia menilai sejumlah fasilitas tersebut sangat krusial untuk memulihkan akses serta memastikan keberlangsungan layanan air bersih.
“BNPB punya semua alat itu. Sedot lumpur, pembersihan jalan, sampai mobil tangki air. Kirim dulu ke sini, jangan menunggu,” tegasnya.
Husni, yang juga menjabat Ketua Timwas Harian Bencana DPR RI, mendorong daerah sekitar yang tidak terdampak untuk meminjamkan perlengkapan guna mempercepat pemulihan sektor kunci seperti air bersih, sanitasi, listrik, dan jaringan komunikasi.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung agar pemerintah pusat mengevaluasi kemungkinan peningkatan status menjadi bencana nasional, mengingat besarnya kerusakan dan hambatan administratif di lapangan.
“Kita perlu menilai objektif. Jika memang skala bencananya besar dan administrasinya menghambat, peningkatan status perlu dipertimbangkan,” kata Husni.
Ia meminta BNPB, Kemensos, dan instansi terkait memberikan laporan faktual dan lengkap kepada Presiden untuk memastikan pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Menutup pernyataan, Husni menyerukan solidaritas dari seluruh masyarakat Indonesia agar terus memberikan dukungan bagi para penyintas.
“Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat—semua saudara kita. Mari kita bersama-sama meringankan beban mereka,” tuturnya.
Comments are closed.