Pemkab Rembang Perkuat Cadangan Beras Jelang 2026 untuk Antisipasi Krisis Pangan
METROJATENG.COM, REMBANG — Pemerintah Kabupaten Rembang mulai memperkuat stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi krisis pangan dan gejolak harga menjelang pergantian tahun. Sebanyak 11,083 ton beras kembali ditambah melalui APBD Perubahan 2025 dan akan menjadi amunisi baru pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas distribusi pangan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Rembang, Dyah Ajeng Trenggonowati, menjelaskan bahwa cadangan pangan daerah berfungsi sebagai instrumen cepat tanggap ketika terjadi bencana alam, lonjakan harga, ataupun situasi darurat lainnya. Penguatan CPPD juga merupakan mandat Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang mewajibkan daerah memiliki stok aman.
“Setiap tahun kecukupan cadangan pangan akan dievaluasi oleh Bapanas. Daerah harus siap menghadapi situasi darurat maupun fluktuasi harga,” ujar Ajeng.
Saat ini, total CPPD Rembang masih menyisakan 1,795 ton. Dengan tambahan stok baru yang diserahkan langsung oleh Bupati Rembang, H. Harno, total cadangan di awal 2026 ditargetkan mencapai lebih dari 12 ton, dengan catatan tidak ada penyaluran mendadak di akhir Desember.
Ajeng menambahkan, momen Natal dan Tahun Baru biasanya memicu ketidakstabilan harga pangan. Karena itu, cadangan pangan sangat mungkin segera digerakkan untuk membantu masyarakat yang rentan.
“Penyalurannya bersifat by name. Artinya, hanya diberikan kepada rumah tangga yang benar-benar terdampak bencana, gejolak harga, atau kondisi darurat. Bukan untuk operasi pasar murah,” tegasnya.
Selama periode akhir 2024 hingga 2025, Pemkab Rembang telah menyalurkan 12,225 ton CPPD, terdiri dari 12,025 ton untuk mengendalikan inflasi dan membantu korban banjir, serta 200 kilogram untuk warga terdampak angin puting beliung.
Dengan penguatan stok CPPD ini, Pemkab Rembang berharap upaya perlindungan terhadap kelompok rentan, stabilisasi harga, serta ketahanan pangan daerah dapat berjalan lebih efektif di tahun mendatang.
Comments are closed.