Sido Muncul Beri Apresiasi Satpam Lari 140 Km dari Pabrik Menuju Rumahnya di Jepara
Irwan : Berharap Kambing yang Diberikan Bisa Memberi Manfaat dan Berkembang Biak
METROJATENG.COM, SEMARANG – Andrias Apriyadi (48), sebagai seorang Satpam di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido muncul Tbk, merasa bahagia anaknya lolos menjadi TNI AL. Sebagai bentuk rasa syukurnya kepada Allah, ia berlari sejauh 140 Km lebih dari pabrik Sido Muncul di jln Bergas, Ungaran menuju rumahnya di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Jepara.
Kebahagian Andrias bertambah saat Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Dr (HC) Irwan Hidayat memberinya hadiah uang tunai Rp 10 juta dan 5 ekor kambing pada Selasa (3/6/2025).
Aksi Andrias yang meluapkan rasa syukur dan kebahagian karena anak pertamanya Galang Amekal, berhasil lolos masuk TNI AL setelah gagal 4 kali. Untuk itu ia berniat lari dari pabrik tempatnya bekerja menuju rumah, bila anaknya lolos.
Aksi Andrias ini sangat mengejutkan dan menginspirasi banyak orang termasuk Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat, mengingat ia meluapkan kebahagiannya dengan berlari.
“Jarang ada orang berlari sampai 140 Km, bahkan saya tidak tahu kalau itu karyawan saya. Saya baru tahu setelah beberapa teman saya menelepon, dan menunjukan bertanya,” papar Irwan yang terkejut dan mengira satpamnya melarikan diri.
Setelah membaca berita yang ditunjukan temannya, ternyata bukan lari dari pabrik ke Jepara.
“Dia lari dari pabrik ke Jepara karena bersyukur anaknya diterima di TNI Angkatan Laut. Ini luar biasa. Dia bukan pelari lho, bahkan dia tidak ada persiapan khusus, dan hanya niat untuk lari karena bahagia,” ujar Irwan.
Berkat tekadnya yang kuat, ia berhasil meluapkan kebahagiaan dengan lari lanjut Irwan yang mengaku tidak begitu mengenal Andrias mengingat jumlah Satpam di perusahaannya cukup banyak. Namun Irwan bangga, karena meluapkan kebahagian bisa dilakukan dengan apa saja, seperti lari.
Untuk Irwan memberikan hadiah Rp 10 juta dan 5 ekor kambing. Mengapa diberikan hadiah kambing karena Irwan terinspirasi oleh kisah inspiratif lain yang berawal dari video YouTube Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang kerap membagikan video sosial. Dari video itu, Irwan terdorong membantu anak tukang kebunnya yang mengalami kecelakaan kerja dan kehilangan fungsi tangan.
“Anaknya masih muda, umur 26 tahun, tangan kanan putus, tangan kiri tidak bisa dipakai. Saya sempat bingung mau bantu apa. Tapi setelah terinspirasi YouTube Dedi Mulyadi itu, saya kasih kambing enam ekor agar bisa beternak. Sekarang saya bantu Mas Andrias ini, saya kasih lima ekor kambing, satu jantan, empat betina,” katanya.
Ia berharap dengan bantuan tersebut keluarganya di rumah dapat memanfaatkan, sehingga kambing-kambing bisa berkembang biak dan bertambah banyak, sehingga dapat membantu ekonomi keluarga Andrias.
Mendapat bantuan tersebut Andrias, sangat berterima kasih kepada Sido muncul yang sudah banyak memberikan perhatian kepadanya dan keluarganya.
“Terima kasih banyak Pak Irwan. Bapak sudah banyak memberikan perhatian bahkan perusahaan telah banyak membantu dirinya, termasuk lewat fasilitas asuransi kesehatan untuk syarat administrasi anaknya masuk seleksi TNI AL. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih pak,” ucap Andrias.
Andrias memulai petualangannya pada Jumat (30/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB dari kawasan pabrik di Ungaran, ia lari kerumah kakaknya di Jomlong Legok Semarang, untuk melakukan persiapan. Usai dari rumah kakaknya, sekitar Sabtu (31/5/2025) pukul 0.4.00 pagi ia terus berlari dengan tujuan rumahnya di Desa Ujungwatu, Kecamatan Donorojo, Jepara.
“Saat berlari, kalau kaki terasa kram saya istirahat dan menggosok kaki dengan tolak linu, dan melanjutkan lari. Tidur paling satu atau dua jam terus lari lagi,” kata Andrias.
Kalau kaki terasa pegal, tidak lupa setelah makan, ia minum Tolak Linu, sehingga setelah tidur badannya terasa segar.
“Saya sampai rumah Minggu (1/6/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Melihat kedatangan saya, istri dan anak sempat kaget, karena dari pabrik ke Jepara saya lari. Mereka bersyukur saya sampai rumah dalam keadaan sehat,” katanya Bahagia. (*)
Comments are closed.