Diet GM, Program Turun Berat Badan 7 Hari yang Populer, Benarkah Efektif dan Aman?
METROJATENG.COM, SEMARANG – Diet General Motors (GM) kembali menjadi perbincangan karena disebut-sebut mampu menurunkan berat badan hingga 6,5 kilogram hanya dalam waktu satu minggu. Popularitasnya melonjak terutama di media sosial, namun para ahli mengingatkan bahwa masyarakat perlu memahami cara kerja serta risiko diet ekstrem ini sebelum mencobanya.
Program diet GM pertama kali diperkenalkan pada 1980-an untuk karyawan perusahaan otomotif General Motors di Amerika Serikat. Diet ini diklaim telah melalui pengujian di Johns Hopkins Research Center, meski sampai kini bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut belum tersedia secara terbuka. Kendati begitu, pola makan ini tetap menyebar luas dan banyak diikuti karena dianggap sederhana dan menjanjikan hasil cepat.
Diet GM berlangsung selama tujuh hari dengan menu yang sangat terstruktur. Setiap hari hanya memperbolehkan kelompok makanan tertentu dengan porsi yang umumnya tidak dibatasi, kecuali pada beberapa hari khusus.
Berikut gambaran tujuh hari program diet GM:
-
Hari 1: Hanya buah-buahan selain pisang. Buah berair, seperti melon, jeruk, atau stroberi, paling dianjurkan.
-
Hari 2: Hanya sayuran, baik mentah maupun matang. Sarapan boleh menambahkan sedikit kentang atau ubi.
-
Hari 3: Kombinasi buah dan sayuran, kecuali pisang dan kentang.
-
Hari 4: Fokus pada pisang dan susu skim. Batas konsumsi hanya 6 pisang besar atau 8 pisang kecil dan 3 gelas susu.
-
Hari 5: Konsumsi sumber protein hewani sekitar 550–560 gram, seperti daging sapi, ayam, atau ikan, ditambah 6 buah tomat. Vegetarian dapat mengganti daging dengan nasi cokelat atau keju cottage.
-
Hari 6: Pola makan mirip hari kelima, tetapi tomat diganti dengan sayuran apa pun selain kentang.
-
Hari 7: Makan nasi merah atau cokelat, buah-buahan, jus buah, dan sayuran tanpa batasan porsi.
Untuk menjaga kondisi tubuh selama menjalani diet yang tergolong ketat ini, beberapa aturan tambahan diterapkan:
-
Mengonsumsi 8–12 gelas air per hari untuk menghindari dehidrasi.
-
Menghindari kacang-kacangan karena tinggi kalori.
-
Tidak minum alkohol dan minuman tinggi gula seperti soda.
-
Mengurangi aktivitas berat dan menunda olahraga hingga hari keempat diet.
-
Kopi hitam atau teh hijau boleh dikonsumsi tanpa gula.
Bagi yang tidak cocok dengan susu, alternatif seperti susu kedelai dapat digunakan.
Meski banyak orang melaporkan penurunan berat badan cepat, sebagian besar berat yang hilang pada diet GM berasal dari air dan bukan lemak tubuh. Selain itu, pembatasan kelompok makanan tertentu dapat menyebabkan kurangnya asupan nutrisi penting, seperti protein, lemak sehat, dan serat.
Para ahli gizi menekankan bahwa diet ekstrem selama tujuh hari mungkin memberikan hasil instan, tetapi efeknya sering kali tidak bertahan lama. Setelah program selesai, pelaku diet disarankan beralih ke pola makan rendah protein dan rendah karbohidrat untuk mempertahankan berat badan—meski anjuran ini sendiri tidak selalu sejalan dengan rekomendasi gizi seimbang.
Diet GM memang populer karena hasil cepat yang ditawarkannya, tetapi tidak sepenuhnya didukung bukti ilmiah dan berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan nutrisi. Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, konsultasi dengan ahli gizi atau dokter lebih dianjurkan agar mendapatkan metode yang aman, berkelanjutan, dan sesuai kondisi tubuh.
Comments are closed.