DPP PSI Apresiasi Respon Cepat PSI Cilacap Bantu Longsor Majenang
METROJATENG.COM, CILACAP – Direktorat Tanggap Bencana DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan apresiasi tinggi kepada DPD PSI Cilacap atas tindakan cepat mereka dalam menangani bencana longsor yang melanda wilayah tersebut. Selain menyampaikan dukacita mendalam bagi warga terdampak, PSI juga menyoroti pentingnya kesiapsiagaan dan edukasi kebencanaan untuk meminimalkan risiko di masa mendatang.
Perwakilan Direktorat Tanggap Bencana PSI, Anthony Norman Lianto, menegaskan bahwa kehadiran langsung di lapangan merupakan bagian penting dari penanganan bencana. Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya berkutat pada teknis evakuasi atau distribusi bantuan, tetapi juga memberikan dukungan emosional bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit.
“Kami menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa kepada keluarga yang mengalami kehilangan. Kehadiran cepat struktur daerah merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian nyata yang sangat dibutuhkan warga pada masa krisis,” ujar Norman.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Cilacap, Edy Santoso, menjadi salah satu yang paling awal turun ke lokasi bencana. Ia bersama tim relawan melakukan evakuasi awal, memastikan pendataan kebutuhan mendesak, serta menyalurkan bantuan darurat kepada warga. Dukungan berupa tiga ekskavator juga dikerahkan untuk membantu membuka jalur yang tertutup material longsor dan mempercepat proses penanganan.
Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari Direktorat Tanggap Bencana PSI yang menilai bahwa gerak cepat DPD menjadi bukti komitmen organisasi dalam bekerja untuk masyarakat.
“Teman-teman PSI Cilacap tidak hanya bergerak sebagai struktur organisasi, tapi juga dengan ketulusan hati,” kata Norman.

Pentingnya Edukasi dan Mitigasi Bencana
Norman menambahkan bahwa bencana tanah longsor kerap terjadi di wilayah dengan kontur tanah labil, intensitas hujan tinggi, serta minimnya sistem peringatan dini. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya edukasi kebencanaan kepada masyarakat, mulai dari memahami tanda-tanda awal longsor, penentuan area rawan, hingga rencana evakuasi keluarga.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan tambahan apabila dibutuhkan. Namun yang tak kalah penting adalah memastikan masyarakat memahami langkah-langkah mitigasi sehingga risiko dapat ditekan,” jelasnya.
PSI menegaskan bahwa pendampingan bagi warga terdampak tidak berhenti pada bantuan awal. Proses pemulihan, baik fisik maupun psikologis, akan terus menjadi fokus. Norman memastikan bahwa Direktorat Bencana PSI akan tetap menjalin koordinasi dengan pengurus daerah serta pihak terkait untuk memastikan respons lanjutan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Comments are closed.