Becak Listrik Presiden Prabowo: Tingkatkan Ekonomi Rakyat dan WujudkanTransportasi Ramah Lingkungan
METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Bantuan becak listrik dari Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi para tukang becak di Kabupaten Banyumas, terutama yang sudah lansia. Selain meringankan tugas mereka dalam mencari nafkah karena tidak perlu mengeluarkan tenaga ekstra lagi untuk mengayuh, becak listrik juga aman dan dikendarai.
Anggota DPRD Jawa Tengah, Shinta Laila SH. MH yang datang langsung menyaksikan pelatihan para pengendara becak di halaman kantor Setda Banyumas, Minggu (23/11/2025) mengatakan, para tukang becak sangat antusias mencoba dan berlatih mengendarai becak listrik.
“Mereka sangat gembira atas kiriman becak listrik dari Pak Prabowo, becak ini pengaturan kecepatannya juga secara digital, jadi aman untuk dikendarai, begitu pula untuk penumpangnya lebih aman dan nyaman,” terangnya.
Dari sisi ekonomi, lanjut wakil rakyat dari Partai Gerindra ini, selain meringankan kerja tukang becak, dengan kecepatan becak bergerak, otomatis membuka peluang tukang becak untuk mendapatkan penumpang lebih banyak setiap harinya. Sehingga kehadiran becak listrik ini diyakini akan mampu mendongkrak perekonomian para tukan becak di Banyumas.

Ramah Lingkungan
Shinta Laila mengaku sangat mengapresiasi ide dan kebijakan Presiden Prabowo memberikan becak listrik ini. Tak hanya dari sisi ekonomi saja, namun dari sisi lingkungan, becak listrik juga lebih ramah lingkungan, karena mengurangi emisi gas.
“Saya tadi sempat mencoba naik becak listrik dan memang lebih nyaman dan aman. Semoga ini memberikan manfaat dan multiplayer effect bagi semua,” ucapnya.
Salah satu tukang becak yang menerima bantuan becak listrik, Dwiyarto, warga Kelurahan Kranji, Kecamatan Purwokerto Timur, mengaku sangat senang mendapatkan becak listrik. Usia Dwiyarto yang sudah menginjak 68 tahun, membuatnya tak lagi lincah mengayuh becak. Sehingga keberadaan becak listrik, sangat membantu aktivitasnya mencari nafkah.
“Senang sekali dapat becak listrik, jadi bisa narik dengan lebih ringan, tenaga tidak terforsir lagi, karena usia saya sudah tidak muda lagi, sedangkan kebutuhan keluarga masih banyak,” tuturnya.
Berdasarkan informasi dari DPC Partai Gerindra Banyumas, Banyumas mendapatkan alokasi becak listrik ssebanyak 280.
Kehadiran becak listrik menjadi contoh bagaimana tradisi dapat beradaptasi dengan inovasi. Becak, yang selama puluhan tahun menjadi ikon transportasi rakyat, kini hadir dalam format lebih aman, ramah lingkungan, dan inklusif, terutama bagi pengemudi lansia yang masih ingin bekerja tanpa terbebani fisik.
Inisiatif ini tidak hanya membawa perubahan pada sektor transportasi, tetapi juga membuka jalan bagi transformasi ekonomi kerakyatan yang lebih manusiawi. Ketika teknologi menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat kelas pekerja, dampaknya bukan sekadar modernisasi, melainkan juga kesempatan baru untuk menjaga martabat dan kemandirian.
“Kebijakan Presiden Prabowo sudah terbukti berpihak kepada rakyat kecil, semoga ini menjadi jalan mereka untuk mencari nafkah dengan lebih baik,” pungkas Shinta.
Comments are closed.