Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Arisan, Tradisi Sosial yang Masih Bertahan di Tengah Risiko

METROJATENG.COM, SEMARANG – Arisan hingga kini masih menjadi salah satu tradisi populer di tengah masyarakat Indonesia. Meski kerap dianggap sekadar ajang berkumpul dan menabung bersama, arisan ternyata menyimpan peran sosial yang lebih dalam. Tradisi yang diwariskan lintas generasi ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk memperluas jaringan, hingga berfungsi sebagai “tabungan darurat” bagi sebagian orang.

Bagi sebagian orang, arisan bukan sekadar soal uang. Pertemuan rutin yang menyertai kegiatan ini membuat tali silaturahmi semakin erat. Selain itu, arisan juga bisa menjadi wadah untuk memperluas pertemanan atau mengenal relasi baru.

Beberapa manfaat yang membuat arisan tetap diminati antara lain:

  • Ajang Silaturahmi: Pertemuan rutin membuat hubungan dengan keluarga, teman, atau rekan kerja semakin terjaga.

  • Memperluas Koneksi: Melalui arisan, peserta bisa berkenalan dengan orang baru, bahkan menjadikannya peluang untuk mempromosikan usaha.

  • Paksaan untuk Menabung: Dengan adanya iuran bulanan, anggota terbiasa menyisihkan penghasilan sehingga hasil arisan bisa menjadi dana tambahan.

Meski memberi manfaat, arisan juga menyimpan sejumlah kelemahan, seperti:

  • Risiko gagal bayar, jika ada anggota yang tidak menepati kewajibannya.

  • Tidak memberi imbal hasil, berbeda dengan instrumen investasi yang bisa berkembang.

  • Tidak memiliki payung hukum, sehingga rawan disalahgunakan dan berpotensi menimbulkan kasus penipuan.

Kasus arisan bodong pernah beberapa kali mencuat dan merugikan banyak orang. Karena itu, sebelum ikut arisan, sebaiknya berhati-hati dan memilih kelompok yang benar-benar bisa dipercaya, seperti keluarga besar atau teman dekat.

Meski demikian, arisan tetap bertahan sebagai tradisi yang melekat di masyarakat. Di tengah banyaknya pilihan menabung modern, arisan masih menjadi cara sederhana untuk menjaga kebersamaan sekaligus menyimpan uang secara rutin.

Comments are closed.