Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Bantuan Operasional RT Cair, Warga Ngaliyan Semangat Bangun Kampung

METROJATENG.COM, SEMARANG – Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) sebesar Rp25 juta per RT dari Pemerintah Kota Semarang resmi cair. Pencairan dilakukan serentak melalui Bank Jateng Capem Ngaliyan dan langsung disambut sorak gembira warga.

Pencairan dana ini merupakan bagian dari program Pemkot Semarang yang bertujuan memperkuat kinerja RT/RW sebagai ujung tombak pelayanan publik. Dana tersebut diberikan untuk mendukung kegiatan sosial, keamanan, kebersihan, hingga perayaan hari besar yang melibatkan warga.

Ketua RT 02 RW 03 Kelurahan Bambankerep, Sutriyoso, menjadi salah satu penerima dana BOP hari itu. Ia menuturkan, dana segar tersebut akan digunakan sesuai rencana anggaran yang sudah disusun bersama pengurus.

“Mulai dari lomba-lomba kemerdekaan, kerja bakti, hingga kegiatan sosial yang bisa mempererat kebersamaan warga. Semua sudah kami rencanakan,” ujarnya.

Meski sempat mengalami kesulitan dalam penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan (RAP), Sutriyoso mengaku terbantu oleh pendampingan dari pihak kelurahan.

“Awalnya saya belum paham, apalagi harus mengunggah dokumen ke sistem ruang warga. Tapi dengan bimbingan kelurahan, akhirnya bisa. Kuncinya mau belajar dan mengikuti prosesnya,” tambahnya.

Hal serupa diungkapkan Ketua RT 03 RW 05, Wahab Sya’roni. Begitu dana BOP masuk, ia langsung mengalokasikannya untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia di wilayahnya.

“Dana ini penyemangat baru. Kami akan gunakan untuk lomba Agustusan dan kegiatan lingkungan lainnya,” katanya. Ia juga memuji pelayanan di Bank Jateng yang menurutnya cepat, mudah, dan tidak berbelit-belit.

BOP sebesar Rp25 juta per RT ini bukan sekadar dukungan finansial, melainkan juga simbol pengakuan pemerintah terhadap peran vital RT/RW. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, bersama Wakil Wali Kota Iswar Aminuddin, sebelumnya menegaskan bahwa program ini adalah janji kampanye yang direalisasikan untuk mendorong kemandirian dan kreativitas warga dalam membangun lingkungannya.

Dengan pencairan dana tersebut, diharapkan para pengurus RT dapat lebih leluasa menjalankan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Mulai dari memperkuat keamanan lingkungan, menjaga kebersihan, hingga menciptakan kegiatan yang mempererat persatuan.

Bagi warga Ngaliyan, momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan semangat peringatan Hari Kemerdekaan ke-80. Bendera merah putih tak hanya berkibar di tiang-tiang rumah, tetapi juga di hati setiap warga yang kini memiliki amunisi baru untuk bergerak bersama.

“Semangat kemerdekaan bukan hanya soal perayaan satu hari. Ini tentang kebersamaan dan gotong royong yang terus hidup,” tutup Sutriyoso.

Comments are closed.