Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Diskominfo Magelang Cetak Talenta Digital Untuk Promosi Pariwisata

METROJATENG.COM, MAGELANG – Di tengah persaingan konten digital yang makin sengit, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Magelang mengambil langkah strategis dengan menggelar Short Course Content Creator bertema “Bikin Konten Keren, Promosi Wisata Jalan”, Selasa-Rabu (1–2 Juli 2025), di Omah Mbudur, Dusun Jowahan, Borobudur.

Tak sekadar pelatihan biasa, acara ini menjadi ajang pembekalan kreatif bagi pelaku wisata lokal, mulai dari pengelola desa wisata, pelaku UMKM, pemandu wisata, pemilik homestay, travel agent, hingga penggiat event. Tujuannya satu: menciptakan konten digital berkualitas yang mampu menggaet mata dunia pada pesona Magelang.

“Konten yang keren itu bukan soal efek dan filter, tapi soal kemampuan mengangkat cerita lokal yang menggugah rasa penasaran orang. Inilah yang kita dorong,” tegas Kepala Diskominfo Kabupaten Magelang, Budi Daryanto, saat membuka kegiatan.

Budi menegaskan pentingnya kekuatan narasi dan visual dalam memasarkan potensi wisata di era serba digital. Menurutnya, konten kreatif yang menyentuh emosi bisa menjadi magnet kuat untuk mendatangkan wisatawan.

Dukungan juga datang dari Ketua Forum Daya Tarik Wisata (DTW) Magelang, Edwar Alfian, yang menyebut kegiatan ini sebagai langkah nyata Diskominfo dalam memajukan pariwisata daerah secara kolaboratif.

“Diskominfo bukan hanya hadir saat pelatihan. Mereka rutin bantu promosi lewat radio dan portal berita lokal. Ini bentuk komitmen jangka panjang,” ujar Edwar.

Pelatihan hari pertama menghadirkan narasumber dari BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Novian Anata Putra, yang memberikan tips jitu dalam membuat konten yang relevan dan menarik. Mulai dari mengenali karakter audiens, memahami algoritma media sosial, hingga teknik sinematografi praktis untuk pemula.

“Kita harus tahu dulu siapa yang mau kita sapa di dunia digital. Dari situ baru kita bisa tentukan gaya bahasa, jenis konten, dan platform yang tepat,” jelas Novian.

Hari kedua pelatihan akan difokuskan pada praktik pengeditan video dan penyusunan narasi visual. Diskominfo juga mengundang perwakilan DPRD Kabupaten Magelang untuk memberi perspektif kebijakan dalam pengembangan sektor pariwisata.

Dengan pelatihan ini, Kabupaten Magelang tak hanya memoles keindahan alam dan budayanya, tetapi juga memperkuat para “juru bicara digital” yang akan membawa cerita-cerita lokal ke panggung global.

Comments are closed.