Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Dorong Kemajuan Infrastruktur, Banyumas Usulkan 25 Proyek Masuk Inpres Jalan Daerah

BERITA ADVETORIAL

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di daerah pinggiran terus menunjukkan hasil nyata. Melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU), sebanyak 25 usulan proyek strategis, yang terdiri dari 21 ruas jalan, 2 jembatan, dan 2 drainase, diajukan untuk masuk dalam program Inpres Jalan Daerah  (IJD).

Langkah ini merupakan bentuk inovasi dan sinergi nyata antara DPU Banyumas dengan para anggota DPR RI dari Dapil Jateng VIII, yakni Yanuar Arif Wibowo dan Wastam, guna menjawab kebutuhan masyarakat akan infrastruktur yang layak dan merata.

“Jika semua usulan ini terealisasi, maka dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat. Akses antarwilayah akan lebih lancar dan perekonomian daerah akan tumbuh lebih cepat,” jelas Kabid Pemeliharaan dan Monev Jalan DPU Banyumas, Riyatno ST,  Kamis (12/6/2025).

Dari 21 ruas jalan yang diusulkan, hampir seluruhnya berada di wilayah pinggiran seperti Lumbir, Jatilawang, Sumbang, Cilongok, dan sekitarnya. Ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota, tetapi juga menyentuh pelosok-pelosok desa. Sementara dua lokasi usulan drainase berlokasi di Ajibarang dan Purwokerto Timur, sebagai langkah antisipasi banjir dan peningkatan kualitas lingkungan pemukiman.

“Wilayah perkotaan umumnya sudah cukup baik dari sisi infrastruktur. Sekarang saatnya daerah pinggiran mendapat perhatian lebih melalui IJD,” tutur Riyatno.

Program IJD merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian PUPR yang bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses ekonomi baru, dan menurunkan biaya logistik.

Daftar Usulan Proyek Strategis Banyumas

Berikut adalah daftar lengkap usulan infrastruktur yang diajukan untuk masuk program IJD:

Ruas Jalan:

  1. Kebasen – Cindaga (Kec. Kebasen)

  2. Cindaga – Bts Cilacap (Desa Brani)

  3. Kebasen – Sampang

  4. Karangtengah – Gununglurah (Cilongok)

  5. Ketapang – Gununglurah (Karanglewas)

  6. Kedungbanteng – Keniten

  7. Beji – Keniten

  8. Kemutug Kidul – Perhewani (Baturraden)

  9. Kemutug Kidul – Kotayasa (Sumbang)

  10. Kotayasa – Limpakuwus

  11. Tambaksogra – Ciberem

  12. Karangsalam Kidul – Beji

  13. Kedungbanteng – Karangsalam

  14. Kedunggede – Paningkaban (Lumbir)

  15. Margasana – Menganti (Jatilawang)

  16. Karangsawah – Danaraja (Banyumas)

  17. Karangcegak – Limpakuwus

  18. Sangkalputung – Kalibagor

  19. Rawaheng – Kedungringin (Jatilawang)

  20. Purwojati – Jatisaba

  21. Pancurendang – Purwojati

Jembatan:
22. Penggantian Jembatan Sungai Lopasir (Adisana – Karanglewas, Jatilawang)
23. Jembatan Kali Lopasir (Randegan – Parungkamal, Lumbir)

Drainase:
24. Jalan Ajibarang – Wangon (Ajibarang)
25. Jalan Watu Gede Arcawinangun (Purwokerto Timur)

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, Pemkab Banyumas menunjukkan langkah proaktif dalam mempercepat pemerataan pembangunan. Harapannya, seluruh usulan tersebut bisa segera terealisasi dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Kami terus berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang berkualitas untuk masyarakat Banyumas. Semoga semua pihak terus mendukung, tutup Riyatno.

Comments are closed.