Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemkab Kendal Lanjutkan Program Bapak/Bunda Asuh Untuk Tangani Stunting

0

METROJATENG.COM, KENDAL – Pemkab Kendal melanjutkan program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS), sebagai upaya menurunkan kasus stunding.

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki mengatakan, program BAAS terutama sekali harus kembali dilanjutkan pada enam kecamatan yang angka stuntingnya masih tinggi. Yaitu Kecamatan Kendal, Pegandon, Brangsong, Weleri, Pageruyung dan Plantungan.

“Dari hasil evaluasi kasus stunting tahap 1 pada Tahun 2024 ini, pada enam kecamatan tersebut kasus stunting masih tinggi. Karenanya, penanganan harus lebih dimasifkan, antara lain dengan program BAAS”, jelasnya.

Menurut Wabup, stunting menjadi fokus perhatian, sebab terdapat kenaikan kasus stunting di Kendal. Sehingga, menjadi tantangan yang cukup berat, agar dapat menurunkan prevalensi stunting menjadi 14 persen di akhir 2024.

“Program BAAS tersebut merupakan salah satu program baik, yang sudah dilaksanakan oleh Pemkab Kendal untuk terus menekan stunting secara signifikan hingga akhir tahun 2024”, kata Wabup.

Wabup juga meminta kepada seluruh pihak, terutama TPPS kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan, agar berkomitmen segera menyelesaikan kasus stunting, khususnya di kecamatan lokus stunting.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal, Albertus Hendri Setiawan menyampaikan, terdapat 11 sasaran pada hasil audit kasus stunting tahap I 2024 yang akan diintervensi. Sasaran tersebut terdapat di enam kecamatan dan sembilan desa/kelurahan.

“Kepada para camat, kepala Puskesmas, dan kepala desa/lurah, diharapkan dapat membantu men angani sasaran audit secara intensif, dan mengupayakan menyelesaikan kasus serupa yang ada di wilayahnya, sehingga tercipta penurunan stunting yang signifikan”, kata Hendri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.