Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Korlantas dan Kemenhub Kolaborasi Sediakan Bus Pariwisata yang Aman

METROJATENG.COM, JAKARTA – Tragedi kecelakaan bus pariwisata di Subang membuat Korlantas dan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) berkolaborasi untuk menyediakan angkutan wisata yang aman dan bekerselamatan.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas), Irjen Pol Aan Suhanan mengatakan, kepolisian akan berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan dan seluruh stakeholder untuk menangani bus wisata di enam Kabupaten.

“Kita sepakati kami dari kepolisian akan berkolaborasi dengan Kementerian Perhubungan dan seluruh stakeholder untuk melaksanakan penanganan bus wisata di enam kabupaten, ini menjadi ploting yang sebenarnya ini juga akan dilaksanakan di kabupaten yang lain”, terangnya.

Dalam menangani masalah bus pariwisata maupun bus umum, Kakorlantas menegaskan harus dimulai dari hulu yang artinya pool bus yang ada di Kota, Kabupaten sampai dengan hilir hingga law enforcement.

“Sebagai bentuk keprihatinan kita terhadap sering terjadinya kecelakaan, ini kolaborasi yang akan kita lakukan nanti mudah-mudahan bisa memperbaiki masalah transportasi bus pariwisata terutama dan angkutan bus umum”, kata Irjen Pol Aan.

Kakorlantas menegaskan, pengawasan terhadap pengemudi kedepannya akan menggunakan teknologi yang bisa membaca aktivitas pengemudi baik waktu, kecepatan dan sistem yang di bangun.

“Saya kira untuk pengawasan pengemudi tadi juga disampaikan oleh ahli bahwa pengawasan ini nanti akan menggunakan teknologi seperti tahu berapa jam dia melaksanakan aktivitasnya, nyupirnya, kemudian kecepatannya berapa, itu akan ada sistem yang akan dibangun sehingga bus umum atau bus pariwisata ini pengawasannya melalui sistem”, tegasnya.

Efek Jera

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan pembentukan angkutan pariwisata yang bekeselamatan dengan memberikan efek jera.

Sebagai upaya sistematis dan dengan ukuran yang jelas akan dibentuk 6 Kabupaten sebagai (palekting) untuk dilakukan suatu pendataan evaluasi.

“Kita memberikan teknik ataupun cara melakukan pengecekan atau ramp check yaitu di Banten Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur lalu Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara”, tuturnya.

Comments are closed.