Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Masih Minim Proyek Pasca Pandemi, Ini Harapan Gapensi Untuk Calon Pemimpin Banyumas

0

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Pasca pandemi, usaha jasa kontruksi di Kabupaten Banyumas masih sangat minim pekerjaan. Dari hampir 600 badan usaha yang ada, tidak sampai sepertiganya yang masih aktif sampai saat ini. Karenanya, mendekati pelaksanaan Pilkada Banyumas, DPC Gapensi Banyumas berharap, Pilkada bisa melahirkan pemimpin Banyumas yang lebih baik.

“Kita tidak melihat warna apapun partainya, tetapi yang terpenting adalah sosok pemimpin yang lebih baik, yang bisa berinteraksi dengan semua kalangan termasuk dengan teman-teman di jasa kontruksi”, kata Ketua BPC Gapensi Banyumas, Muhammad Lutfi, Rabu (3/4/2024).

Lutfi menyatakan, Tahun 2023 lalu, jasa konstruksi mulai menggeliat, namun masih sangat terbatas. Penambahan pekerjaan baru 1-2. Dan pada Tahun 2024 ini, pekerjaan yang masuk ke tahap lelang juga masih sangat sedikit.

“Harapan kita, awal tahun sudah muncul lelang pekerjaan, Februari berjalan dan Maret sudah proses pembayaran, sehingga teman-teman jasa konstruksi bisa berlebaran. Tetapi sampai saat ini ternyata belum berjalan”, ucapnya.

Untuk pertengahan Tahun 2024 ini. lanjutnya, pekerjaan yang muncul juga tidak sebanding dengan jumlah perusahaan jasa kontruksi yang ada di Banyumas. Bisa diibaratkan, pekerjaan 5, diperbutkan oleh 20 perusahaan. Karenanya, dalam waktu dekat, Gapensi akan beraudiensi dengan pemangku kebijakan di Banyumas.

“Kondisinya sangat miris, karena itu kita berharap pemimpin Banyumas ke depan yang bisa mengayomi semua warga Banyumas. Ada APBN, APBD, dana PEN, DAU, sebenarnya sangat bisa diusahakan ada pekerjaan, karena Banyumas juga butuh pembangunan, dimana jalan-jalan rusak juga sudah banyak, tinggal bagaimana pemangku kebijakannya saja”, tuturnya.

Kondisi jasa konstruksi di Banyumas terakhir baik-baik saja pada Tahun 2019 silam. Saat pandemi berhenti total dan pasca pandemi sampai sekarang, kondisi masih stagnan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.