Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pemkab Banyumas Salurkan Pinjaman Dana Bergulir Hingga Rp 2,568 M

0

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Sebanyak 502 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Banyumas mendapat bantuan pinjaman dana bergulir. Pemberian dana pinjaman tersebut diberikan Pj Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro  secara simbolis kepada perwakilan pengurus kelompok usaha.

Hanung menyampaikan program dana pinjaman bergulir pada periode berikutnya kelompok pemanfaatnya akan bertambah. Ia juga meminta kepada pelaku UMKM untuk terus melakukan inovasi dalam pengembangan usahanya, sehingga pendapatan meningkat.

“Teruslah berinovasi, misalnya dalam pengemasan produk, kemudian memanfaatkan marketplace dan platform media sosial untuk memasarkan produk”, ucapnya.

Lebih lanjut Pj Bupati menyampaikan, untuk penyaluran dana bantuan bergulir selanjutnya, pelaku UMKM diperbolehkan mengambil kembali, dengan catatan pinjaman sebelumnya sudah lunas.

45 Kelompok Usaha

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi UKM (Disnakerkop UKM) Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto mengatakan, penyaluran dana pinjaman bergulir tahun ini sebesar Rp 2,568 miliar,  disalurkan kepada 45 kelompok usaha mikro dan kecil yang tersebar di 17 wilayah kecamatan. Dari 45 kelompok usaha penerima dana pinjaman bergulir di dalamnya terdapat 502 orang yang bergabung menjadi anggota kelompok.

Pinjaman ini akan disalurkan kepada kelompok dengan pinjaman paling kecil Rp 30 juta dan paling besar Rp 130 juta, tergantung pada jumlah anggota dan jenis usahanya. Setiap kelompok rata-rata terdapat 10-20 anggota.

“Suku bunga pinjaman bergulir dari Pemkab Banyumas 2 persen per tahun,” katanya.

Menurutnya, penyaluran dana pinjaman bergulir ini rutin dilaksanakan tiap tahun, dengan tujuan untuk  memberdayakan pelaku UMKM, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan skala usaha mikro dan kecil di Banyumas. Selain itu juga untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha, menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, mengurangi tingkat pengangguran dan menekan angka kemiskinan.

Dari tahun 2011 sampai dengan 2022, kelompok penerima dana pinjaman bergulir sebanyak 519 kelompok dengan jumlah anggota 8.539 orang dengan total pinjaman yang disalurkan sebesar Rp 18,2 miliar.

Leave A Reply

Your email address will not be published.