Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Selama Ramadhan Akses layanan Kesehatan Tetap Buka

Puasa Nyaman, Urus JKN Cukup Dalam Genggaman

0

 

METROJATENG.COM, SEMARANG –  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Andi Ashar menegaskan selama bulan Ramadhan 1444 H, bagi masyarakat khususnya peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Semarang dan Kabupaten Demak tetap dapat mengakses pelayanan administrasi baik di kantor cabang, Mal Pelayanan Publik (MPP) maupun pada Mobile Costumer Service (MCS) yang terus beroperasi pada titik-titik strategis. Pelayanan tatap muka ini dapat diakses oleh masyarakat atau peserta JKN sesuai jam pelayanan yang telah ditetapkan.

“Pelayanan JKN di MPP, kami mengikuti jam kerja layanan yang diatur MPP itu sendiri yakni pukul 08.00 – 13.30 WIB dan petugas kami akan selalu stand by selama jam operasional. Sedangkan di kantor cabang/kantor kabupaten, masyarakat juga dapat mengakses pelayanan selama jam operasional pukul 08.00 – 13.30 WIB,” kata Andi, Kamis (06/04).

Dia menjelaskan, pihaknya melakukan penyesuaian jam operasional sesuai ketentuan jam kerja selama bulan Ramadhan guna memberikan kesempatan bagi yang muslim untuk memaksimalkan ibadahnya. Namun, masyarakat tak perlu terpaku dengan terbatasnya jam pelayanan BPJS Kesehatan di kantor cabang serta keterbatasan waktu untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan. Pasalnya, BPJS Kesehatan tetap menyediakan layanan non tatap muka yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.

Berbagai transformasi mutu layanan telah ditawarkan demi memberikan kemudahan bagi peserta dalam mengakses berbagai layanan baik administrasi maupun pelayanan kesehatan. Layanan non tatap muka melalui Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) melalui nomor 08118165165 sesuai jam pelayanan. Melalui PANDAWA, peserta dapat mengakses layanan administrasi layaknya di Kantor BPJS Kesehatan antara lain pendaftaran dan penambahan peserta baru, perubahan data, perubahan segmen kepesertaan, penonaktifan peserta meninggal dan sebagainya.

“Jika ternyata peserta membutuhkan layanan di luar jam operasional, kami juga memiliki Aplikasi Mobile JKN dengan berbagai fitur yang terus kami perbarui sesuai kebutuhan masyarakat. Lalu, Care Center 165 juga dapat dihubungi oleh peserta selama 24 jam. Jadi tidak perlu khawatir,” tambahnya.

Andi memastikan, terbatasnya waktu pelayanan tersebut tidak menyurutkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada peserta JKN. Dengan dibukanya layanan tatap muka maupun non tatap muka, diharapkan masyarakat bisa mengakses layanan administrasi kepesertaan secara mandiri. Masyarakat bisa melakukannya dimana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor cabang ataupun kantor kabupaten.

Ditemui terpisah, salah satu peserta JKN, Ahmad Yunus menceritakan jika dia telah terdaftar sudah cukup lama sebagai peserta JKN. Ia mengaku program ini menawarkan berbagai kemudahan bagi peserta untuk mengakses pelayanan kesehatan, salah satunya fitur pendaftaran pelayanan secara online melalui Aplikasi Mobile JKN.

Sebagai guru honorer, ia berpendapat jika ijin untuk mengantre ke fasilitas kesehatan terus menerus tentunya ada rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, dengan adanya pendaftaran layanan kesehatan secara online, dirinya dapat memilah-milah waktu yang tepat untuk tidak ijin, dan tentunya pemilihan waktu yang diiringi dengan daftar online itu tidak membuatnya menunggu antrean di fasilitas kesehatan.

“Sangat terbantulah dengan adanya Aplikasi Mobile jKN ini. Dengan mengambil antrean online ini kami tidak perlu lagi antre sejak awal di fasilitas kesehatan sehingga tidak mengulang antrean lagi. Bahkan dokter keluarga kami, dirasa sangat perhatian dan peduli dengan pasien-pasiennya,” ujarnya.

Sejauh ini Yunus baru memanfaatkan fitur antrean online saja, namun ia sangat kagum dengan berbagai fitur yang ditawarkan oleh Aplikasi Mobile JKN. Secara tampilan, aplikasi ini tidak menggunakan warna-warna yang mencolok sehingga nyaman bagi penglihatan saat dipakai.

“Bahkan untuk pembayaran iuran juga sudah dipermudah dengan adanya fitur autodebit. Sehingga sangat membantu dan mengantisipasi kartu JKN kita non aktif dan tidak ada lagi kata lupa membayar iuran,” ucapnya. (tya

Leave A Reply

Your email address will not be published.