SIG Perluas Pasar di Indonesia Timur, Bata Interlock Presisi Hadir di Perumahan Sunrise City Maros
METROJATENG.COM, MAROS – Inovasi bahan bangunan mulai mewarnai pengembangan hunian di Sulawesi Selatan. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperluas pasar di kawasan Indonesia Timur dengan memasok Bata Interlock Presisi untuk pembangunan Perumahan Sunrise City Maros.
Material konstruksi inovatif tersebut dipilih PT Nusantara Land Development (NLD Corp) untuk membangun 17 unit rumah komersial bergaya Skandinavia. Selain menghadirkan tampilan modern dan estetis, penggunaan bata yang saling mengunci ini dinilai mampu mempercepat proses pembangunan sekaligus meningkatkan efisiensi konstruksi.
Direktur Utama NLD Corp, Tri Wijaya mengatakan, pihaknya mengembangkan rumah subsidi dan komersial dalam satu kawasan Perumahan Sunrise City Maros. Kedua segmen tersebut memiliki konsep pengembangan berbeda.
Khusus rumah komersial yang berada di bagian depan kawasan, NLD Corp mengusung desain Skandinavia dengan memanfaatkan Bata Interlock Presisi SIG.
“Rumah komersial berada di bagian depan kawasan. Materialnya menggunakan Bata Interlock Presisi SIG untuk mendukung konsep rumah bergaya Skandinavia seperti di Eropa. Kami menawarkan hunian dengan karakter material berbeda, tetapi dengan harga terjangkau. Ini yang kami coba hadirkan di sini,” kata Tri Wijaya.
Dia menyebut, proyek tersebut menjadi rumah pertama di Sulawesi yang menggunakan Bata Interlock Presisi SIG. Keputusan memilih material itu bukan tanpa pertimbangan. NLD Corp telah melakukan riset selama satu tahun, termasuk menggali informasi mengenai teknologi bata tersebut hingga mengunjungi rumah contoh di Bambu Apus, Jakarta, serta melihat langsung produk dalam pameran Danantara Housing Expo 2026.
Menurut Tri, desain Skandinavia memiliki daya tarik tersendiri di pasar properti. Apalagi, penggunaan Bata Interlock Presisi dinilai mampu menghadirkan kesan hunian yang lebih premium tanpa harus mengorbankan keterjangkauan harga.
Dia juga merasakan langsung kondisi udara di dalam rumah yang dibangun menggunakan material tersebut cenderung lebih sejuk. Keunggulan ini dinilai sesuai dengan karakter cuaca Kabupaten Maros yang relatif panas.
“Saya menilai rumah bergaya Skandinavia yang dibangun menggunakan Bata Interlock Presisi memberikan tampilan lebih premium. Udara di dalam rumah juga lebih sejuk, ini saya rasakan sendiri. Cocok dengan cuaca di Maros yang cenderung panas,” ujarnya.
Lokasi Sunrise City Maros yang relatif dekat dengan Kota Makassar dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin turut menjadi nilai strategis. Kabupaten Maros dinilai memiliki potensi besar sebagai kawasan penyangga pertumbuhan Makassar, termasuk untuk pengembangan hunian.
Tidak berhenti pada rumah komersial, NLD Corp bahkan mulai mempertimbangkan penggunaan Bata Interlock Presisi untuk pembangunan rumah subsidi pada proyek berikutnya.
“Ke depan kami akan coba memikirkan dan membuat satu kompleks perumahan kami di lokasi lain yang bisa menerapkan ini untuk rumah subsidi. Sementara kami rancang, semoga ke depannya bisa seperti itu,” ungkap Tri.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kepercayaan NLD Corp menjadi peluang bagi SIG untuk memperluas pemanfaatan produk inovatif sekaligus memperkuat penetrasi pasar di Indonesia Timur.
Untuk memenuhi kebutuhan proyek tersebut, SIG Group menggandeng dua anak usahanya, yakni PT Semen Tonasa sebagai penyedia bahan baku dan pemasok, serta PT Varia Usaha Beton sebagai produsen Bata Interlock Presisi.
“Selaku anak usaha SIG di Indonesia Timur, PT Semen Tonasa dan PT Varia Usaha Beton akan bekerja sama dalam produksi dan penyediaan Bata Interlock Presisi untuk Perumahan Sunrise City Maros. Ini merupakan bentuk kolaborasi SIG Group dalam mendukung pembangunan di Indonesia dengan menyediakan bahan bangunan yang inovatif untuk berbagai kebutuhan konstruksi,” kata Vita.
Kerja sama tersebut ditandai dengan kick off pembangunan rumah menggunakan Bata Interlock Presisi di kawasan Sunrise City Maros pada 3 Oktober 2026. Kegiatan itu dihadiri Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, Direktur Utama NLD Corp Tri Wijaya, serta sejumlah tokoh industri properti Sulawesi Selatan.
Bata Interlock Presisi merupakan teknologi konstruksi dengan sistem balok yang saling mengunci dan memiliki tingkat presisi tinggi. Sistem tersebut dirancang menghasilkan bangunan yang kokoh dan ramah gempa.
Selain mempermudah proses pemasangan, teknologi ini juga dinilai lebih efisien dalam penggunaan material sehingga dapat mempercepat durasi pembangunan. Keunggulan lainnya meliputi ketahanan terhadap api serta kemampuan membantu menjaga suhu ruangan tetap sejuk.
Vita menegaskan, inovasi tersebut menjadi bagian dari kontribusi SIG dalam memperkuat ekosistem perumahan nasional. Ketersediaan material konstruksi inovatif diharapkan dapat mendukung pembangunan hunian yang layak, terjangkau, aman, dan berkelanjutan.
“Dengan jaringan operasional yang luas, SIG siap mendukung pembangunan di seluruh wilayah Indonesia hingga wilayah terpencil dengan beragam bahan bangunan inovatif dan berkelanjutan,” ujarnya. (*)
Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.