12 Tahun Mengabdi, Berbuah Manis Panggilan ke Tanah Suci
JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan Umrah
METROJATENG.COM, JAKARTA — Belasan tahun mengantarkan paket dan melayani pelanggan menjadi keseharian Dasef Kurniawan. Namun, pada September 2026, kurir JNE Jakarta Inbound Department itu mendapat pengalaman yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: menginjakkan kaki di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.
Dasef merupakan salah satu dari lebih dari 1.200 Ksatria dan Srikandi JNE beserta keluarga yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas dan pengabdian mereka.
Bagi Dasef, perjalanan tersebut bukan sekadar hadiah setelah lebih dari 12 tahun bekerja. Ia memaknainya sebagai panggilan dari Allah SWT yang datang melalui perusahaan tempatnya mengabdi.
“Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada,” tutur Dasef dengan mata berkaca-kaca.
Program umrah tersebut menjadi bagian dari komitmen JNE dalam meningkatkan kesejahteraan sekaligus spiritualitas keluarga besar perusahaan. Sebanyak 1.200 karyawan diberangkatkan dalam 20 kloter secara bertahap mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.
Peserta berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, Yogyakarta hingga kota-kota lainnya.
Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, hadir langsung melepas jamaah kloter pertama dalam acara pelepasan di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (16/9/2026).
Menurut Feriadi, program tersebut merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian panjang para karyawan sekaligus bagian dari upaya meneruskan nilai-nilai yang diwariskan pendiri JNE, almarhum H. Soeprapto Soeparno.
“Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,” ujar Feriadi.
Ia berharap perjalanan spiritual tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi turut membawa energi positif ketika para karyawan kembali bekerja.
“Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima,” katanya.
Feriadi menambahkan, program tersebut juga sejalan dengan semangat JNE yang mengusung tagline Connecting Happiness. JNE, kata dia, tidak hanya menjalankan aktivitas bisnis dan mengantarkan kiriman, tetapi juga berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga besar perusahaan dan masyarakat.
Program umrah ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian 36 tahun perjalanan JNE yang tahun ini mengusung tema “Melesat Hebat”.
“Semoga perjalanan ini tidak hanya menjadi rezeki bagi mereka, tetapi juga menjadi motivasi untuk selalu bersemangat dalam bekerja,” ungkapnya.
Bukan Sekadar Reward
Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, mengatakan program Umrah dan Perjalanan Spiritual dirancang bukan semata sebagai penghargaan kepada karyawan.
Menurut dia, perjalanan ke Tanah Suci juga menjadi bagian dari pembinaan internal agar para karyawan memiliki visi kehidupan yang lebih baik dan mampu membawa nilai-nilai spiritual ke lingkungan keluarga maupun pekerjaan.
“Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi. Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal,” jelas Fikri.
Ia mengatakan, ibadah umrah diharapkan menjadi momentum bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk memperkuat penyerahan diri kepada Allah, memperjelas visi dan misi hidup, serta meningkatkan ketakwaan.
Nilai tersebut kemudian diharapkan tercermin dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat menjalankan pekerjaan dengan penuh amanah.
Para karyawan juga didorong untuk terus menjalankan nilai inti JNE, yakni jujur, disiplin, bertanggung jawab dan visioner.
Kebahagiaan menunaikan umrah melalui JNE tahun ini juga dirasakan oleh sejumlah pemenang JNE Content Competition 2026.
Idris Prasetyawan, pemenang Best of The Best kategori Foto Jurnalis Media asal Makassar, dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2026.
“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE,” ujarnya.
Kesempatan serupa diperoleh Utomo Priyambodo, pemenang Best of The Best kategori Writing Jurnalis Media asal Depok.
“Kesempatan menunaikan ibadah umrah dari JNE adalah anugerah luar biasa yang memberikan pengalaman spiritual mendalam. Semoga JNE terus melangkah maju dan membawa inspirasi kebaikan bagi sesama,” katanya.
Sementara itu, Golbi Tranado, anggota JNE Loyalty Card (JLC) dengan transaksi tertinggi sekaligus pemenang JLC Race 2025, juga mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.
“Berawal dari setiap resi pengiriman bersama JNE, siapa sangka berbuah panggilan ke Tanah Suci. Menerima rezeki umrah dari program JLC JNE adalah momen paling mengharukan dalam perjalanan usaha kami,” ungkap Golbi.
Bagi Dasef dan lebih dari 1.200 peserta lainnya, perjalanan ini menjadi kisah tentang pengabdian yang berbuah kesempatan istimewa.
Dari rutinitas mengantarkan paket, kini mereka mendapat kesempatan mengantarkan doa ke Tanah Suci.
“Saya yakin, dengan kebersamaan yang solid ini, JNE akan terus melaju pesat dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang,” ujar Dasef. (*)
Comments are closed.