Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

AI Jadi Jembatan Kreativitas dan Peluang Ekonomi, Kemenekraf Gandeng Indosat dan Adobe

METROJATENG.COM, JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tidak lagi sekadar menjadi tren teknologi, tetapi mulai menjadi sarana baru bagi masyarakat untuk berkarya, belajar, hingga menghasilkan pendapatan. Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) berkolaborasi dengan Indosat Ooredoo Hutchison dan Adobe dalam menghadirkan program pemberdayaan kreator berbasis AI di Indonesia.

Kolaborasi ini dirancang untuk membantu masyarakat memanfaatkan teknologi secara produktif, mulai dari meningkatkan keterampilan digital, mengembangkan ide kreatif, hingga membuka akses terhadap peluang ekonomi baru. Melalui kerja sama tersebut, masyarakat akan mendapatkan dukungan berupa pelatihan, akses perangkat kreatif berbasis AI, serta program yang mendorong monetisasi karya kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai langkah nyata dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dari kalangan generasi muda yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Di sisi lain, Indosat Ooredoo Hutchison memanfaatkan jaringan dan program pemberdayaan yang telah menjangkau berbagai daerah untuk memastikan manfaat teknologi dapat dirasakan lebih luas. Sementara Adobe menghadirkan teknologi kreatif berbasis AI, kurikulum pembelajaran, serta dukungan bagi kreator untuk mengembangkan dan memonetisasi karya mereka.

Sinergi ketiga pihak tersebut diharapkan dapat menciptakan lebih banyak talenta digital yang tidak hanya mampu menghasilkan karya kreatif, tetapi juga membangun usaha dan sumber penghasilan baru di era ekonomi digital.

Melalui kolaborasi ini, AI diposisikan bukan sebagai pengganti kreativitas manusia, melainkan sebagai alat yang membantu mempercepat proses penciptaan karya, memperluas akses terhadap teknologi, dan membuka peluang ekonomi yang lebih inklusif bagi masyarakat Indonesia. (*)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.