Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Pilates Kian Diminati, Olahraga Low-Impact dengan Segudang Manfaat bagi Postur dan Kesehatan

METROJATENG.COM, SEMARANG – Pilates semakin populer sebagai pilihan olahraga yang tidak hanya berorientasi pada penurunan berat badan, tetapi juga berperan besar dalam membentuk postur tubuh yang ideal dan meningkatkan kualitas kesehatan secara menyeluruh. Olahraga berintensitas ringan atau low-impact ini dinilai cocok untuk berbagai kalangan, mulai dari pekerja kantoran hingga ibu hamil, selama dilakukan sesuai anjuran.

Berbeda dengan anggapan sebagian masyarakat yang menyamakan pilates dengan yoga, pilates memiliki fokus utama pada penguatan otot inti tubuh. Latihan ini menitikberatkan pada otot perut, pinggang, panggul, paha, serta punggung bawah, yang berperan penting dalam menopang tubuh dan menjaga keseimbangan gerak.

Dengan rangkaian gerakan terkontrol dan berirama, pilates mampu melatih kekuatan, ketahanan, sekaligus kelenturan otot. Jika dilakukan secara rutin dan sesuai prinsip, olahraga ini memberikan dampak signifikan terhadap postur tubuh. Otot inti yang kuat membantu tubuh bekerja lebih harmonis sehingga posisi duduk maupun berdiri menjadi lebih stabil dan seimbang.

Bagi pekerja yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk, pilates dinilai sangat bermanfaat. Kebiasaan duduk terlalu lama sering kali memicu postur membungkuk dan ketegangan otot. Melalui pilates, otot inti dilatih agar lebih kuat dan lentur, sehingga tubuh menjadi lebih tegap dan tidak mudah pegal.

Selain memperbaiki postur, pilates juga membantu mengencangkan otot-otot utama tubuh. Otot punggung, perut, dan dasar panggul yang terlatih akan membuat tubuh lebih kokoh dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, pilates turut berkontribusi dalam menjaga berat badan ideal karena tetap membakar kalori selama latihan.

Meski demikian, para ahli menyarankan agar pilates dikombinasikan dengan pola makan bergizi seimbang serta olahraga aerobik, seperti berjalan kaki atau berenang, guna memperoleh hasil yang lebih optimal.

Manfaat lain yang tak kalah penting adalah kemampuannya dalam meredakan nyeri punggung, khususnya nyeri punggung bawah kronis. Dengan memperkuat dan meningkatkan fleksibilitas otot, pilates dapat membantu proses pemulihan dan mengurangi rasa nyeri. Namun, bagi penderita keluhan kronis, latihan ini sebaiknya dilakukan di bawah pengawasan instruktur berpengalaman setelah berkonsultasi dengan dokter.

Untuk hasil maksimal, pilates dianjurkan dilakukan dua hingga tiga kali dalam seminggu. Perbaikan postur tubuh umumnya mulai terasa setelah menjalani sekitar 10 hingga 20 sesi latihan. Dengan manfaat yang beragam dan risiko cedera yang relatif rendah, pilates kian menjadi pilihan olahraga yang tak hanya menyehatkan, tetapi juga menunjang kualitas hidup.

Comments are closed.