Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Bupati Temanggung Minta Warga Gunakan Bansos Secara Tepat, Utamakan Kebutuhan Pangan

METROJATENG.COM, TEMANGGUNG — Pemerintah Kabupaten Temanggung kembali menegaskan pentingnya ketepatan penggunaan bantuan sosial (bansos) menjelang akhir tahun 2025. Bupati Temanggung, Agus Setyawan, mengingatkan warga penerima agar memanfaatkan bantuan sesuai tujuan, yaitu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga.

Agus menilai masih ditemukan penggunaan bansos untuk keperluan konsumtif yang tidak mendesak. Ia meminta masyarakat lebih bijak dan menempatkan kebutuhan pangan sebagai prioritas utama.

“Bansos ini harus dipergunakan sebagaimana mestinya. Jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak urgent atau konsumtif, seperti membeli rokok, skincare, dan lainnya. Gunakan untuk kebutuhan pokok, terutama pangan,” ujarnya.

Menjelang akhir tahun, sejumlah program bantuan sosial telah digelontorkan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tingkat provinsi dan kabupaten, hingga bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.

“Bansos PKH Kesra dan DBHCHT Provinsi Jawa Tengah sudah selesai tersalurkan. Bansos DBHCHT Kabupaten juga sudah disalurkan kepada 8.853 penerima. Masing-masing mendapatkan Rp1,2 juta,” jelasnya.

Agus juga menekankan pentingnya perencanaan keuangan bagi para penerima bantuan. Ia berharap dana tersebut tidak hanya habis untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi bisa menjadi penopang peningkatan kesejahteraan keluarga.

“Gunakan bantuan sosial ini secara efektif untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan bila memungkinkan, manfaatkan juga untuk modal usaha atau pendidikan anak-anak,” tegasnya.

Pemkab Temanggung berkomitmen terus mengawasi penyaluran bansos agar tepat sasaran, sekaligus memastikan masyarakat memahami manfaat jangka panjang dari bantuan yang diberikan.

Comments are closed.